RADARTUBAN - Hamparan luas pasir merah Gurun Sahara di wilayah Aljazair selatan menyimpan banyak peninggalan purbakala yang eksotis sekaligus penuh dengan tanda tanya besar.
Di dekat wilayah Timimoun, berdiri sebuah struktur arsitektur yang sangat mencolok dan langka yang dikenal dengan nama Ksar Draa.
Benteng kuno berbentuk lingkaran sempurna ini diperkirakan telah berdiri kokoh menantang badai gurun sejak abad ke-14 Masehi.
Hingga detik ini, para sejarawan dan arkeolog dunia belum berhasil menemukan dokumen otentik yang mampu menjelaskan secara pasti mengenai alasan utama di balik pembangunannya yang begitu masif di tengah lingkungan terpencil.
Ksar Draa memiliki karakteristik rancangan arsitektur yang sangat tidak biasa jika dibandingkan dengan struktur benteng tradisional (ksar) lain yang tersebar di wilayah Afrika Utara.
Baca Juga: Land Bridge Rp 112 Triliun: Kereta Cepat Saudi Tembus Gurun, Jeddah–Riyadh Cuma Butuh Waktu 4 Jam!
Bangunan megah ini dirancang dengan sistem pertahanan tertutup rapat, hanya memiliki satu buah pintu masuk kecil yang menghadap ke arah utara.
Keunikan yang paling mengundang misteri adalah tidak ditemukannya satu pun jendela eksterior pada dinding bagian luar benteng.
Struktur bagian dalam bangunan ini terdiri dari tiga tingkat interior yang didesain tanpa menggunakan tangga penghubung permanen, menyisakan teka-teki mengenai cara penghuninya bergerak antar-lantai.
Beberapa teori pun bermunculan di kalangan para peneliti untuk mencoba memecahkan fungsi asli dari bangunan misterius ini.
Teori pertama menyebutkan bahwa Ksar Draa dulunya berfungsi sebagai tempat penyimpanan logistik makanan dan hasil bumi yang sangat aman dari jarahan kelompok nomaden gurun, mengingat suhunya di dalam ruangan relatif stabil dari panas ekstrem.
Teori lainnya berspekulasi bahwa benteng ini merupakan pos pertahanan militer rahasia atau tempat persinggahan berbenteng bagi kafilah dagang jalur trans-Sahara yang membawa komoditas berharga seperti emas, garam, dan sutra.
Terlepas dari banyaknya spekulasi dan minimnya catatan tertulis, Ksar Draa kini telah bertransformasi menjadi salah satu destinasi wisata minat khusus dan riset sejarah yang sangat memikat di Aljazair.
Struktur dinding tanah liat dan batuannya yang masih berdiri kokoh menunjukkan tingkat keahlian teknik sipil yang sangat tinggi dari masyarakat abad pertengahan dalam memanfaatkan material lokal.
Keberadaan benteng melingkar di tengah samudra pasir Sahara ini akan terus menjadi simbol keagungan peradaban masa lampau yang menyimpan sejuta rahasia yang belum terpecahkan oleh zaman modern. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni