RADARTUBAN - Menjelang dimulainya Piala Dunia 2026, Paus Leo XIV menyampaikan pesan khusus yang ditujukan kepada seluruh peserta dan pencinta sepak bola di dunia.
Pemimpin Gereja Katolik tersebut berharap turnamen terbesar di dunia itu dapat menjadi sarana untuk mempererat persaudaraan antarbangsa serta menyebarkan nilai perdamaian di tengah berbagai konflik yang masih terjadi di sejumlah wilayah dunia.
Sepak Bola Punya Kekuatan Menyatukan Dunia
Dalam pesannya, Paus Leo XIV menyoroti kemampuan sepak bola untuk menyatukan orang-orang dari berbagai latar belakang, budaya, bahasa dan negara.
Baca Juga: Paus Leo XIV Rilis Ensiklik Perdana, Tekankan AI Harus Layani Kemanusiaan
Menurutnya, Piala Dunia bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga kesempatan untuk menunjukkan bahwa persaingan dapat berjalan berdampingan dengan rasa hormat dan persahabatan.
Harapan untuk Perdamaian Dunia
Paus berharap semangat yang ditunjukkan para pemain di lapangan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat dunia.
Di tengah situasi global yang masih diwarnai berbagai ketegangan dan konflik, ia mengajak semua pihak menjadikan olahraga sebagai jembatan dialog dan persatuan.
Piala Dunia Jadi Sorotan Global
Piala Dunia 2026 akan menjadi turnamen terbesar sepanjang sejarah dengan melibatkan 48 negara peserta dan 104 pertandingan.
Kompetisi yang digelar di Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko tersebut diperkirakan akan disaksikan miliaran orang di seluruh dunia.
Besarnya perhatian publik membuat pesan yang disampaikan Paus Leo XIV memiliki gaung yang sangat luas.
Lebih dari Sekadar Mencari Juara
Menurut Paus, keberhasilan sebuah Piala Dunia tidak hanya ditentukan oleh siapa yang mengangkat trofi di akhir turnamen.
Nilai sportivitas, rasa hormat kepada lawan dan kemampuan membangun persahabatan lintas negara juga menjadi bagian penting dari kesuksesan ajang tersebut.
Baca Juga: Gedung Putih Angkat Bicara Usai Paus Leo Sentil Pemimpin Dunia yang Picu Perang
Pesan untuk Para Pemain dan Suporter
Paus Leo XIV juga mengajak para pemain, pelatih dan suporter untuk menunjukkan sikap saling menghargai selama turnamen berlangsung.
Ia berharap Piala Dunia dapat menjadi contoh bagaimana perbedaan dapat disatukan melalui semangat olahraga yang positif.
Dunia Bersiap Menyambut Gelaran Sepak Bola Terakbar
Di tengah persaingan ketat yang akan tersaji selama satu bulan ke depan, pesan perdamaian dari Paus Leo XIV menjadi pengingat bahwa sepak bola memiliki peran lebih besar daripada sekadar pertandingan dan trofi.
Dan ketika dunia bersatu menyaksikan pesta sepak bola terbesar di planet ini, harapan akan persatuan dan perdamaian menjadi pesan yang ingin terus digaungkan dari Piala Dunia 2026. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni