Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Iran Pastikan Selat Hormuz Kembali Dibuka Penuh, Jalur Perdagangan Normal Lagi

Siti Rohmah • Rabu, 24 Juni 2026 | 12:17 WIB
Kapal di Selat Hormuz, dekat Bandar Abbas, Iran. (Al-Jazeera)
Kapal di Selat Hormuz, dekat Bandar Abbas, Iran. (Al-Jazeera)

RADARTUBAN - Iran memastikan Selat Hormuz kini kembali terbuka sepenuhnya untuk aktivitas pelayaran internasional, termasuk bagi kapal-kapal dagang yang melintasi jalur strategis tersebut.

Duta Besar dan Perwakilan Tetap Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Jenewa, Ali Bahreini, menyatakan bahwa lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz telah berjalan normal dalam beberapa hari terakhir. Menurutnya, pengiriman minyak melalui jalur tersebut juga berlangsung tanpa hambatan.

“Selat Hormuz sepenuhnya terbuka bagi seluruh kapal, termasuk kapal dagang,” ujar Bahreini kepada wartawan di Jenewa, Selasa (23/6).

Pernyataan itu disampaikan setelah Iran dan Amerika Serikat mencapai kesepakatan yang mencakup pemulihan aktivitas pelayaran di Selat Hormuz.

Baca Juga: Iran Gratiskan Biaya Lintas Selat Hormuz Selama 60 Hari karena Alasan Ini

Sebelumnya, kedua negara menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Islamabad secara elektronik sebagai langkah untuk mengakhiri konflik militer yang berlangsung sejak 28 Februari.

Dalam dokumen tersebut, Amerika Serikat diberikan tenggat waktu untuk mencabut blokade angkatan laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran, sementara Iran berkewajiban memulihkan kelancaran lalu lintas kapal di Selat Hormuz.

Sebelumnya, laporan Anadolu menyebutkan bahwa volume pelayaran komersial di Selat Hormuz meningkat signifikan dan mencapai level tertinggi sejak awal Juni setelah implementasi kesepakatan mulai berjalan.

Sebagai tindak lanjut, Iran dan Amerika Serikat menggelar perundingan teknis di Swiss pada 21 Juni. Negosiasi yang dimediasi oleh Pakistan dan Qatar itu difokuskan pada pembahasan mekanisme pelaksanaan MoU Islamabad serta langkah-langkah teknis untuk menjaga stabilitas kawasan.

Kembalinya operasional penuh Selat Hormuz dinilai penting bagi perdagangan global mengingat jalur tersebut merupakan salah satu rute utama pengiriman minyak dan energi dunia.(*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#selay hormuz terbuka #iran #pbb #perdagangan #selat hormuz