RADARTUBAN - Kota Dubai di Uni Emirat Arab kembali menggebrak dunia arsitektur dan tata kota modern lewat pengenalan proyek infrastruktur futuristik bernama The Loop.
Proyek ini dirancang sebagai jalur jalan terstruktur sepanjang 93 kilometer yang meliuk-liuk mengelilingi kota, sehingga menyerupai bentuk bentangan ular raksasa jika dilihat dari udara.
The Loop diciptakan khusus sebagai ruang tertutup berpendingin udara yang memungkinkan warga dan wisatawan menjelajahi kota Dubai hanya dengan berjalan kaki atau bersepeda sepanjang tahun.
Konsep utama di balik pembangunan infrastruktur ini adalah mendorong gaya hidup sehat dan berkelanjutan bagi penghuni kota yang selama ini sangat bergantung pada kendaraan bermotor.
The Loop dilengkapi dengan fasilitas terintegrasi, seperti jalur lari berlapis khusus, area ruang hijau, pusat kebugaran, hingga sistem pemanen energi terbarukan yang memanfaatkan langkah kaki pejalan kaki untuk menghasilkan listrik.
Suhu di dalam koridor ini dijaga tetap sejuk, sehingga pejalan kaki terlindungi dari sengatan suhu panas ekstrem khas iklim gurun Dubai.
Melalui proyek The Loop, pemerintah Dubai berambisi mengubah kebiasaan mobilitas masyarakat agar mayoritas perjalanan harian dapat dilakukan tanpa menghasilkan emisi karbon.
Inovasi arsitektur berbentuk ular memanjang ini mempertegas komitmen Dubai untuk bertransformasi menjadi salah satu kota paling ramah lingkungan, sehat, dan berteknologi tinggi di dunia. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni