Risiko Gelembung AI Terungkap, Rekam Jejak Sam Altman dan Janji Manis OpenAI Jadi Sorotan

Vannya Alysa P • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 13:08 WIB
CEO OpenAI Sam Altman saat menyampaikan pemaparannya mengenai pengembangan kecerdasan buatan. (Tangkapan Layar / More Perfect Union)
CEO OpenAI Sam Altman saat menyampaikan pemaparannya mengenai pengembangan kecerdasan buatan. (Tangkapan Layar / More Perfect Union)

RADARTUBAN – Perkembangan Artificial Intelligence (AI) buatan OpenAI yaitu ChatGPT diperkenalkan 3,5 tahun yang lalu oleh Sam Altman sebagai co-founder dan juga CEO menghasilkan kesuksesan besar.

Dalam kurun waktu satu bulan setelah perilisan ChatGPT memperoleh 1 juta pengguna, mengalahkan Instagram yang membutuhkan waktu 2,5 bulan untuk mencapai angka 1 juta pengguna.

Dengan kesuksesan yang tak tanggung-tanggung ini para pemilik saham dan investor besar mulai melirik OpenAI yang merupakan masa depan dari teknologi.

Dengan giuran masa depan futuristik yang di depan mata, banyak perusahaan teknologi seperti Nvidia menjanjikan dana gendut apabila OpenAI menggunakan chip mereka untuk komutasi model bahasa ini.

Menengok banyaknya saham yang digelontorkan untuk perkembangan AI, kanal media More Perfect Union merilis video yang menyoroti rekam jejak bisnis dari CEO OpenAI, Sam Altman.

Baca Juga: Apple Bersiap Saingi Meta Ray-Ban dengan Kacamata Pintar AI Berbasis Privasi

Video tersebut menyoroti komitmen OpenAI untuk menggunakan dana lebih dari 1 triliun dolar AS untuk membangun infrastruktur kecerdasan buatan untuk delapan tahun kedepan.

Angka ini tidak terlalu masuk akal dikarenakan pendapatan berulang yang diperkirakan hanya sekitar 13 miliar per tahun. Ketimpangan yang begitu besar ini memicu keraguan mendasar mengenai stabilitas skema pendanaan dan juga janji manis Sam Altman yang menjanjikan AI dapat menyelesaikan berbagai masalah global di masa depan.

Setelah diulik lebih dalam ternyata terdapat pengulangan dalam kebiasaan Sam Altman dalam memberikan janji manisnya.

Pada tahun 2005 Sam Altman mengklaim bahwa Loopt–sebuah aplikasi yang menunjukan lokasi sesama pengguna–mengaku bahwa pengguna Loopt lebih banyak daripada aplikasi yang menawarkan fitur serupa yang nyatanya hanya memiliki sekitar 500 pengguna aktif sebelum akhirnya dijual ke perusahaan bernama Green Dot Corporation, setelahnya fitur Loopt sama sekali tidak pernah dipakai dan ditutup sepenuhnya.

Hal serupa juga terjadi pada Reddit yang di iming-iming janji manis Sam Altman yang berencana untuk mengalokasi 10 persen dari saham yang mereka beli kepada pengguna Reddit guna mengeruk data interaksi sesama pengguna Reddit untuk membangun model bahasa yang sedang dikembangkan oleh OpenAI.

Namum, janji ini juga tidak pernah ditepati walau OpenAI masih secara aktif ‘mengeruk’ data interaksi pengguna Reddit.

Laporan investigasi terhadap rekam jejak Sam Altman mengungkap kekhawatiran atas tingginya risiko finansial dan konflik kepentingan di balik pengembangan OpenAI.

Dengan komitmen investasi infrastruktur AI yang mencapai puluhan triliun rupiah di tengah pendapatan yang relatif kecil, skema ini dinilai sangat bergantung pada kesepakatan sirkular antar-raksasa teknologi.

Pola janji manis yang tak terwujud mulai dari kegagalan aplikasi Loopt hingga pembagian saham Reddit menjadi sorotan penting, terutama ketika kegagalan gelembung AI berisiko memindahkan beban kerugian kepada sektor publik dan dana pajak masyarakat. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
AI ChatGPT Sam Altman openai