RADARTUBAN - Kasih sayang seorang paman kepada keponakannya kerap kali diwujudkan dalam bentuk yang luar biasa.
Hal inilah yang ditunjukkan oleh seorang pria di Uni Emirat Arab (UEA) saat menghadiri ajang pameran tahunan Abu Dhabi International Hunting and Equestrian Exhibition (ADIHEX) 2026 yang berlangsung pada 30 Agustus 2026 lalu.
Demi menuruti keinginan sang keponakan, Shaikha Al Mansoori, pria tersebut tak ragu merogoh koceknya sangat dalam.
Dilansir dari tayangan di kanal YouTube IBC24INews, sang paman menghabiskan uang sekitar 4 crore Rupee atau setara 1,5 juta Dirham.
Jika dikonversikan ke dalam mata uang Indonesia, nilai tersebut menembus angka fantastis, yakni sekitar Rp 3,85 miliar.
Baca Juga: Dhirendra Krishna Shastri: Pemuda Godman India yang Mengaku Mampu Baca Pikiran dan Sembuhkan Kanke
Angka yang tergolong fantastis ini dikeluarkan hanya untuk memboyong seekor burung elang langka.
Aksi fantastis ini langsung menjadi sorotan dunia internasional, terutama saat transaksi terjadi dalam sesi lelang kelima di pameran tersebut.
Banyak pengunjung yang terperangah melihat tingginya nilai penawaran demi mendapatkan burung predator tersebut.
Tentu ada alasan kuat di balik harga jual elang tersebut yang setara dengan harga rumah mewah.
Burung elang satu ini berjenis Ultra White Pure Gyr Garmoosha yang memiliki keunikan jarang ditemukan pada elang umumnya, yakni seluruh bulunya berwarna putih bersih.
Dari sisi fisik, elang berbobot sekitar 1 kg ini memiliki dimensi yang proporsional dengan panjang dan lebar tubuh mencapai sekitar 16,5 inci.
Selain warna putihnya yang memikat, tingginya harga lelang elang ini juga dipengaruhi oleh kualitas pembibitannya yang sangat unggul.
Faktor inilah yang membuat sang elang dipandang sebagai aset yang sangat berharga, baik bagi para kolektor satwa maupun kalangan peternak elang profesional.
Bagi masyarakat di Uni Emirat Arab, memelihara dan melatih burung elang atau yang dikenal dengan istilah falconry bukan sekadar hobi mahal.
Falconry merupakan bagian erat dari warisan budaya serta tradisi berburu di wilayah gurun yang sudah diwariskan secara turun-temurun sejak era leluhur.
Oleh karena itu, ajang tahunan ADIHEX tidak hanya menjadi tempat pameran biasa, tetapi juga berfungsi sebagai pusat perdagangan dan ajang lelang elang tingkat internasional yang paling bergengsi di dunia.(*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni