Jangan Terkecoh Nama, Ini Bahan Sebenarnya dalam Pringles, Crabstick, dan Cokelat Puti

Rosiana Dwi Ramadhani • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 11:12 WIB
Foto perbandingan visual antara kentang goreng (fries) dan keripik (crisps) berdasarkan terminologi regional. (Tangkapan layar Youtube Kamar JERI)
Foto perbandingan visual antara kentang goreng (fries) dan keripik (crisps) berdasarkan terminologi regional. (Tangkapan layar Youtube Kamar JERI)

RADARTUBAN - Nama dan tampilan sebuah makanan kemasan tidak selalu menggambarkan bahan utama yang digunakan.

Sejumlah produk yang selama ini dikenal luas ternyata dibuat melalui proses dan bahan baku yang berbeda dari anggapan sebagian konsumen.

Hal tersebut dibahas kanal YouTube Kamar JERI yang mengulas komposisi tiga produk populer, yakni keripik Pringles, crabstick, dan cokelat putih.

Ketiganya memiliki karakteristik berbeda. Namun, ada satu kesamaan, yakni penggunaan nama atau tampilan produk yang dapat membuat konsumen memiliki persepsi tertentu mengenai bahan pembuatnya.

Baca Juga: Sering Stres? Ini 5 Makanan yang Disebut Bisa Bantu Menenangkan Tubuh Menurut Dokter Vika

Pringles Bukan Irisan Kentang Utuh

Pringles kerap dianggap sebagai keripik kentang yang dibuat dari kentang segar yang diiris tipis. Kenyataannya, bahan utama produk tersebut berupa kentang kering atau serpihan kentang.

Bahan tersebut kemudian diolah menjadi adonan bersama tepung gandum, pati jagung, tepung beras, dan minyak nabati. Adonan itu selanjutnya dibentuk dan digoreng hingga menghasilkan keripik dengan bentuk khas.

Konsep tersebut dikembangkan ahli kimia Frederick J. Baur pada 1956.

Tujuannya membuat keripik dengan bentuk melengkung dan struktur yang lebih kokoh sehingga dapat disusun rapi dalam kemasan berbentuk tabung.

Kandungan kentang murni yang disebut hanya sekitar 42 persen bahkan pernah menjadi bagian dari sengketa perpajakan di pengadilan Inggris.

 Crabstick Dibuat dari Ikan

Produk lain yang kerap menimbulkan salah persepsi adalah crabstick. Bentuk dan namanya memang dibuat menyerupai daging kaki kepiting, tetapi produk tersebut bukan olahan daging kepiting.

Jeri menjelaskan, crabstick pertama kali diperkenalkan di Jepang pada 1970-an dengan konsep surimi. Bahan awal yang digunakan berupa ikan Alaska pollock yang kemudian dicampur dengan telur atau bahan pengikat lainnya.

"Crabstick ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1970-an di Jepang dengan nama Surimi Produk ini awalnya dibuat dari ikan Alaska pollock yang dicampur dengan butir telur atau bahan pengikat lainnya," jelas Jeri dalam tayangan videonya.

Produk tersebut dikembangkan sebagai alternatif dengan harga lebih terjangkau karena harga kepiting asli di Jepang tergolong tinggi.

Dari sisi nutrisi, crabstick juga tidak sama dengan daging kepiting. Produk imitasi tersebut memiliki kandungan natrium yang lebih tinggi, sedangkan protein dan omega-3-nya berada di bawah kepiting asli.

Baca Juga: Karhutla Kepung Hutan Kalimantan, Orang Utan Kehilangan Habitat hingga Terancam Kekurangan Makanan

Cokelat Putih Tanpa Padatan Kakao

Cokelat putih juga memiliki fakta yang tidak banyak diketahui konsumen. Secara teknis, produk ini tidak mengandung padatan kakao (cocoa solids), komponen yang memberikan cita rasa serta warna gelap pada cokelat.

Bahan yang digunakan dalam cokelat putih pada dasarnya terdiri atas lemak kakao atau cocoa butter, gula, dan padatan susu.

Produk tersebut dipopulerkan Nestle pada 1936. Pengembangannya disebut berkaitan dengan pemanfaatan sisa persediaan susu bubuk setelah Perang Dunia I.

Karena tidak mengandung padatan dari biji kakao, cokelat putih oleh sejumlah sejarawan makanan lebih dikategorikan sebagai manisan atau permen dibandingkan cokelat dalam pengertian tradisional.

Berbagai fakta tersebut menunjukkan pentingnya konsumen tidak hanya melihat nama atau gambar pada kemasan ketika memilih makanan.

Membaca daftar komposisi dan informasi nilai gizi dapat membantu konsumen mengetahui bahan yang sebenarnya digunakan serta mempertimbangkan kandungan nutrisi produk sebelum mengonsumsinya. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
keripik Makanan kemasan pringles crabstick coklat putih