Astronom Rancang Teknologi Laser, Wahana Mini Bisa Capai Alpha Centauri dalam Sekitar 20 Tahun

Sita Devi Alfiyah • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 11:18 WIB
Proyek ilmuan menembus Alpha Centauri. (Tangkapan layar dari Youtube @sisiterang)
Proyek ilmuan menembus Alpha Centauri. (Tangkapan layar dari Youtube @sisiterang)

RADARTUBAN — Para ilmuwan tengah mengembangkan proyek inovatif bernama Breakthrough Starshot untuk mempercepat perjalanan antar Bintang. 

Dikutip dari kanal YouTube SISI TERANG, narator menjelaskan waktu tempuh menuju sistem bintang terdekat seperti Alpha Centauri yang sebelumnya membutuhkan puluhan ribu tahun dapat dipangkas menjadi hanya sekitar 20 tahun.

Pengembangan teknologi ini mengandalkan wahana antariksa berukuran sangat kecil dan tipis yang dipadukan dengan layar cahaya (light sail).

Baca Juga: Man City Diguncang Vonis 114 Dakwaan, Haaland dan Bintang Klub Ternyata Tak Bisa Langsung Hengkang?

Alih-alih menggunakan bahan bakar konvensional, wahana ini didorong oleh pendaratan foton dari pancaran laser super kuat yang ditembakkan langsung dari Stasiun berbasis di Bumi.

"Cahaya terbuat dari partikel kecil yang disebut foton. Mereka tidak memiliki berat, tetapi mereka membawa momentum. Artinya, ketika mereka menabrak sesuatu, mereka memberikan dorongan kecil." dikutip narasi dari Youtube Sisi Terang.

Dorongan foton yang ditembakkan secara masif selama beberapa menit mampu mengakselerasi wahana antariksa mungil tersebut hingga mencapai 20% kecepatan cahaya.

Selain dapat menjangkau sistem bintang lain dalam hitungan dekade, penerapan teknologi layar cahaya ini juga berpotensi memangkas perjalanan menuju planet Mars menjadi hanya sekitar 32 jam.

Meskipun tantangan teknis dalam pembuatan material layar yang sangat tipis dan ringan masih dipelajari, penemuan ini menjadi lompatan besar bagi masa depan eksplorasi luar angkasa. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
breakthrough alpha centauri astronomi luar angkasa