RADARTUBAN - Tiga pria bersenjata api api toko kartu Pokemon The Poke Court di Manhattan, New York, pada Rabu malam (14/1) waktu setempat, membawa kabur barang dagangan, uang tunai, dan ponsel senilai sekitar 100.000 dollar AS atau Rp 1,7 miliar.
Komplotan nyaman mengancam pengunjung dan staf di dalam toko dengan senjata.
Termasuk mengarahkan pistol ke pengunjung yang duduk dengan tangan terangkat, seperti terlihat dalam rekaman CCTV yang dirilis toko.
Mereka mengambil kartu langka seperti Pikachu yang disimpan dalam wadah pelindung "slab", serta barang berharga lainnya sebelum melarikan diri.
Insiden ini terjadi saat toko ramai dengan acara komunitas, namun tidak ada korban luka.
Pemilik toko, Courtney Chin, mengunggah video di Instagram menyatakan semua pelanggan dan staf selamat meski etalase hancur.
Toko juga merilis daftar kartu curian dan menekankan. Hobi ini seharusnya aman dan ramah, meski kartu bisa diganti, tak seorang pun patut alami ini.
Polisi New York belum menangkap pelaku hingga kini.
Perampokan ini mirip kejadian di California awal Januari 2026, di mana kartu senilai 300 ribu dollar AS Rp 5 miliar dicuri, menunjukkan kartu Pokemon langka jadi target karena nilai investasinya yang melonjak.
Bisnis global Pokemon menghasilkan pendapatan 15 miliar dolar Rp 203 triliun pada tahun 2024, menarik kolektor dari anak hingga dewasa. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama