Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Mengapa Tulang Panggul Paling Rawan Terdampak Osteoporosis? Berikut Penjelasan Ahli

Dwi Setiyawan • Selasa, 17 Oktober 2023 | 15:10 WIB
Hip, back and spinal problems in young ages.
Hip, back and spinal problems in young ages.

RADARTUBAN-Tulang panggul merupakan salah satu bagian tubuh yang paling rentan terdampak osteoporosis, selain pergelangan tangan dan tulang belakang. Mengapa kok bisa?

‘’Alasan spesifik mengapa osteoporosis berdampak utama pada ketiga bagian tulang di atas masih belum dapat dijelaskan secara mendetail, namun diduga berhubungan dengan morfologi dan fungsi ketiga bagian tersebut," kata dokter spesialis ortopedi Yoshi Pratama Djaja, sebagaimana dikutip dari Antara.

Dia menerangkan, tulang panggul (hip) tidak hanya mendapat gaya kompresi (compression load) ketika menahan beban tubuh, tetapi juga mengalami gaya tensi (tension load) akibat tingginya bone turnover atau proses resorpsi yang diikuti penggantian dengan tulang baru, di area panggul.

Menurut ketua Divisi Data dan Teknologi Informasi Indonesian Orthopaedic Association (IOA), osteoporosis mengakibatkan proses bone turnover berkurang atau kurang seimbangnya antara pembentukan dan resporpsi tulang, sehingga hal ini dapat berdampak berat pada tulang panggul.

Untuk menjaga kesehatan tulang panggul tak terkena osteoporosis hingga lanjut usia, Yoshi menyarankan masyarakat rutin melakukan aktivitas fisik seperti berolahraga, mencukupkan kebutuhan kalsium dan vitamin D yang sangat membantu mencegah osteoporosis.

Untuk mereka yang pernah mengalami patah tulang panggul akibat osteoporosis, Yoshi memberikan tips agar kualitas hidupnya meningkat.

Lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu a menyarankan untuk mengembalikan fungsi struktur yang patah dengan operasi hip replacement.

Tujuannya agar pasien dapat langsung mobilisasi duduk, berdiri, dan berjalan seperti sebelum mengalami fraktur tulang panggul.

"Tindakan operasi yang segera dan rehabilitasi atau recovery yang baik memegang peran penting," ujar dokter spesialis bedah orthopedi konsultan hip & knee adult reconstruction, trauma, and sports di RS Pondok Indah – Bintaro Jaya itu. (ds)

Editor : Amin Fauzie
#Tulang Panggul #osteoporosis