Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Benarkah Gula Aren Aman bagi Penderita Diabetes? Ahli Menjelaskan

Dwi Setiyawan • Kamis, 16 November 2023 | 13:59 WIB
Gula Aren aman bagi penderita diabetes?
Gula Aren aman bagi penderita diabetes?

RADARTUBAN-Gula aren atau brown sugar dinilai memiliki lebih banyak kandungan nutrisinya jika dibandingkan dengan jenis gula lainnya. Termasuk gula pasir.

Mengapa? Dikutip dari alodokter.com, itu karena bahannya berbeda. Gula aren yang berwarna cokelat gelap dan berasa manis pekat terbuat dari nira atau cairan sari pati kelapa. Sedangkan gula pasir dari tebu.

Beberapa nutrisi yang terkandung di dalam gula aren adalah kalium, zat besi, serat, magnesium, dan antioksidan. Gula aren juga memiliki kandungan lemak dan indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan gula pasir.

Namun, kandungan nutrisi tersebut hanya tersedia dengan kadar yang kecil. Satu-satunya nutrisi dalam gula aren yang kadarnya tinggi adalah kalium.

Karena lebih bergizi dibandingkan gula pasir, gula aren dinilai lebih memiliki beragam manfaat bagi kesehatan. Berikut manfaatnya:

1. Menjaga kadar gula darah

Dibandingkan jenis gula lainnya, gula aren memiliki indeks glikemik rendah. Itu artinya, kadar gula darah tidak meningkat dengan cepat saat mengonsumsi gula aren. Efek ini baik bagi penderita diabetes yang harus menjaga kadar gula darahnya tetap stabil.

Namun, belum ada penelitian yang dapat memastikan bahwa gula aren mampu mencegah kenaikan atau mengontrol kadar gula darah. Karena itu, manfaat gula aren untuk diabetes masih perlu diteliti lebih lanjut.

 

2. Mengendalikan tekanan darah

Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah kondisi yang bisa menimbulkan komplikasi serius, seperti stroke, penyakit jantung, dan penyakit ginjal. Untuk mengontrol tekanan darah, seseorang perlu menjalani pola hidup sehat dan salah satunya adalah mengurangi asupan garam dan memperbanyak konsumsi makanan bergizi.

Salah satu nutrisi dalam gula aren, yaitu kalium, diketahui dapat menurunkan tekanan darah yang tinggi. Meski begitu, Anda tidak disarankan memenuhi asupan kalium sepenuhnya dari gula ini, sebab asupan gula yang terlalu banyak bisa menyebabkan gigi rusak dan obesitas.

3. Menjaga kesehatan tulang

Kalium diketahui baik untuk kesehatan tulang. Sebuah studi menunjukkan bahwa mencukupi asupan kalium setiap harinya bisa menjaga keseimbangan kadar kalsium dalam tulang dan menurunkan risiko osteoporosis.

Namun, sejauh ini belum ada penelitian yang memastikan efektivitas gula aren dalam memelihara kesehatan tulang. Karena itu, tetap perlu memenuhi kebutuhan vitamin D dan kalsium, serta berolahraga secara rutin agar tulang tetap sehat.

4. Menurunkan risiko batu ginjal

Batu ginjal terdiri dari berbagai jenis dan salah satunya adalah batu yang terbentuk dari endapan kalsium. Sebuah studi menyatakan bahwa kekurangan asupan kalium bisa meningkatkan risiko terbentuknya endapan kalsium di ginjal, sehingga menyebabkan batu ginjal.

Untuk mencegah batu ginjal, disarankan mencukupi kebutuhan kalium setiap hari. Jumlah asupan kalium yang dianjurkan untuk orang dewasa sehat per hari adalah sekitar 3.500–4.700 mg. Nutrisi kalium tersebut dapat pula Anda peroleh dengan mengonsumsi gula aren.

Bahaya Konsumsi Gula Aren secara Berlebihan

Meski memiliki kadar kalium yang lebih tinggi dan dianggap lebih sehat daripada gula biasa, bukan berarti Anda boleh mengonsumsi gula aren secara berlebihan. Hal ini karena gula aren juga mengandung fruktosa dan sukrosa yang tinggi sehingga tetap dapat meningkatkan kadar gula darah bila dikonsumsi terlalu banyak.

Penting pula untuk Anda ingat bahwa asupan gula yang berlebihan tidak hanya menyebabkan kerusakan gigi dan obesitas, tetapi juga meningkatkan risiko terkena diabetes, gangguan ginjal, dan penyakit jantung.

Karena belum banyak riset yang memastikan manfaat gula aren bagi kesehatan, sebaiknya penderita diabetes berkonsultasi ke dokter sebelum mengonsumsinya.(ds)

Editor : Kifani Amalija Putri
#diabetes #gula aren #brown sugar #kandungan nutrisi