RADARTUBAN-Permen karet memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Namun demikian, tidak semua jenis permen karet memiliki efek samping yang baik.
Dilansir dari alodokter.com, sebagian jenis permen karet justru berakibat buruk bagi kesehatan. Terutama yang mengandung gula atau zat aditif lain dalam jumlah berlebihan, seperti BHT (butylated hydroxytoluene), aspartam, dan titanium dioksida.
Karena itu, jangan sembarangan memilih permen karet. Pilihlah permen karet bebas gula. Permen karet dikategorikan bebas gula jika kadar gulanya kurang dari 0,5 gram.
Perlu diingat, permen karet adalah permen yang dirancang untuk dikunyah, bukan untuk ditelan. Mengunyah permen karet, terutama permen karet bebas gula, disebut bisa memberikan beragam manfaat bagi kesehatan. Berikut manfaatnya:
1. Mengurangi stres
Riset menunjukkan bahwa permen karet bisa membantu mengatasi stres. Orang yang mengunyah permen karet ketika sedang merasa cemas dan stres akan menjadi lebih tenang dan konsentrasi lebih baik.
Pasalnya, aktivitas mengunyah permen karet dapat membantu menurunkan hormon stres, seperti kortisol.
2. Membantu menjaga kesehatan gigi dan mulut
Permen karet yang bebas gula juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Berbagai riset menunjukkan bahwa orang yang rutin mengunyah permen karet bebas gula memiliki risiko lebih rendah untuk mengalami gigi berlubang.
Saat mengunyah permen karet, produksi air liur akan meningkat, sehingga bisa membantu membersihkan gigi dan mulut dari bakteri dan sisa-sisa makanan.
Perlu diingat, meski bisa membantu mencegah gigi berlubang, permen karet tetap tidak dapat menggantikan fungsi dari menyikat gigi.
3. Membantu menurunkan berat badan
Permen karet juga bisa membantu mengurangi rasa lapar dan membuat nafsu makan lebih terkontrol, serta mengurangi keinginan untuk ngemil atau makan secara berlebih. Itu karena permen karet membantu mengontrol atau menurunkan berat badan.
Meski demikian, untuk memperoleh berat badan ideal, Anda tidak bisa hanya mengandalkan permen karet. Anda juga perlu melakukan cara lain, seperti menjaga pola makan tetap sehat, minum air putih yang cukup, dan berolahraga secara rutin.
4. Mencegah infeksi telinga pada anak
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang mengonsumsi permen karet dengan kandungan xylitol berisiko lebih rendah untuk terkena infeksi telinga.
Ini diduga karena kebiasaan mengunyah permen karet bisa membantu membuat rahang anak lebih kuat, serta melapangkan tuba eustachius dan liang telinga anak.
5. Mengencangkan otot wajah
Tak hanya memperkuat rahang, kebiasaan mengunyah permen diduga bisa membantu mengencangkan otot-otot wajah.
Namun, ini bukan berarti permen karet bisa membuat bentuk wajah Anda menjadi tirus seketika. Hal ini karena bentuk wajah umumnya dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti faktor genetik dan berat badan.
Selain beberapa manfaat di atas, permen karet juga disebut dapat membantu melancarkan proses pemulihan dan pencernaan pada pasien yang baru menjalani operasi pada saluran cerna, misalnya operasi usus buntu.
Meski mengunyah permen karet memiliki banyak manfaat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat Anda hendak mengonsumsinya.
Paling utama, jangan mengonsumsi permen karet yang mengandung gula tinggi yang bisa menyebabkan kerusakan gigi. Agar lebih sehat, pililhlah permen karet dengan bahan pemanis alami, seperti xylitol atau sorbitol.
Permen karet yang mengandung pemanis buatan, seperti aspartam, juga sebaiknya dibatasi atau dihindari. Pasalnya, asupan aspartam berlebihan bisa memicu munculnya berbagai keluhan, misalnya sakit kepala, pusing, perut kembung, dan mual.
Selain memperhatikan kandungan gulanya, juga perlu memerhatikan seberapa sering Anda mengonsumsi permen karet. Hindarilah terlalu banyak atau sering mengunyah permen karet karena bisa berisiko menyebabkan masalah kesehatan tertentu, seperti diabetes, sakit gigi, dan nyeri rahang.(ds)