Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Guru Besar UI: Penyebaran Nyamuk Wolbachia Efektif Menekan Laju Kasus Demam Berdarah

Dwi Setiyawan • Sabtu, 2 Desember 2023 | 18:42 WIB
Photo
Photo

RADARTUBAN- Upaya Menteri Kesehatan (Menkes) menyebarkan nyamuk Wolbachia efektif menekan laju kasus demam berdarah Dengue (DBD) dan tidak menginfeksi manusia. Termasuk memicu penyakit radang otak atau Japanese encephalitis, seperti yang banyak diperbincangkan di media sosial.

Jaminan tersebut disampaikan Guru Besar Ilmu Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Indonesia (UI) Prof Anom Bowolaksono.

Dikutip dari Antara, dia menjelaskan, bakteri Wolbachia merupakan bakteri alami yang terdapat di dalam tubuh serangga, termasuk nyamuk. Karena itu, bakteri ini dipastikan tidak menginfeksi manusia. 

Sejumlah negara, termasuk Australia dan Singapura telah menerapkan inovasi bakteri Wolbachia dan berhasil efektif menekan laju kasus DBD.

"Masalah bagi manusia adalah bagaimana menurunkan angka penderita DBD. Sampai saat ini penyakit DBD masih belum ada obatnya. Maka dari itu salah satu alternatifnya adalah memutus rantai vektor dengan cara menekan populasi nyamuk pembawa virus Dengue," katanya.

Prof Anom juga menyampaikan, terjadinya wabah atau penyakit DB juga harus dilihat dari jumlah vektor dan jumlah penderitanya. Jika jumlah vektornya turun, maka penyakit tidak akan tertular dengan baik dan berujung pada penurunan angka penyebaran.

Dia menjelaskan, mengacu hasil sebuah penelitian, bakteri Wolbachia mampu mengurangi kapasitas nyamuk dengan menyasar pada jaringan reproduksi.

Jika bakteri Wolbachia pada hewan jantan, maka akan membuat nyamuk jantan tersebut menjadi lebih feminin dan tidak bisa menghasilkan spermatozoa. 

Begitu pula pada hewan betina, Wolbachia akan menyerang jaringan reproduksi dan menyebabkan nyamuk betina tidak bisa bertelur.

Nantinya, nyamuk menjadi tidak berkembang dan tidak mampu menularkan virus Dengue pada manusia yang terkena gigitan. 

Dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR RI, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan lima kota direncanakan jadi sasaran penyebaran nyamuk Wolbachia, yaitu Jakarta Barat, Bandung, Semarang, Bontang, dan Kupang.

Wilayah ini menjadi sasaran uji coba didasari atas laju kasus dengue yang relatif tinggi, yakni di atas rata-rata global mencapai 10 per 100.000 populasi.(ds)

Editor : Muhammad Azlan Syah
#wabah #kementerian kesehatan #penyakit #nyamuk #efektif #Wolbachia #dbd #Demam Berdarah #uji coba #kasus