RADARTUBAN-Selama menjalankan ibadah puasa Ramadhan, tidak sedikit orang yang kadar kolesterol dan gulanya semakin melonjak.
Bahkan, begitu Lebaran tiba, mereka mengeluh dengan berbagai kondisi kesehatan tertentu.
Juga meningkatnya kasus kegemukan dan penyakit degeneratif lain.
Baca Juga: BMKG: Waspadai Cuaca Ekstrem Sebelum Lakukan Perjalanan Mudik Lebaran
Terkait keluhan-keluhan tersebut, ahli kesehatan di laman kemkes.go.id menerangkan, kondisi kesehatan tersebut paling banyak dipicu akibat tidak terjaganya asupan kalori selama puasa dan kebiasaan buruk pola makan.
Salah satu kebiasaan buruk tersebut adalah mengonsumsi makanan instan dengan gula, garam, dan lemak berlebihan serta rendah serat.
Sebagian besar masyarakat masih beranggapan selama menjalankan ibadah puasa Ramadhan, asupan kalori harus ditambah.
Karena itu, ketika berbuka, mereka tidak memperhitungkan makanan yang dikonsumsinya.
Kementerian Kesehatan menyarankan batas konsumsi gula per hari 50 gram atau 4 sendok makan. Sedangkan konsumsi gula 2000 miligram natrium/sodium atau 1 sendok teh, dan konsumsi lemak hanya 67 gram atau 5 sendok makan minyak.
Untuk anak-anak, Kemenkes menganjurkan batas konsumsi gula per orang per hari 50 gram atau 4 sendok makan, garam per 2.000 miligram natrium/sodium atau 5 gram atau 1 sendok teh.
Konsumsi lemak 67 gram atau 5 sendok makan per orang/hari.
Pengaturan konsumsi gula, garam, dan lemak sangat berguna untuk menjaga jantung dan organ tubuh lain tetap berfungsi dengan baik dan sehat. (ds)