Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Cegah Stunting Anak dengan 8 Sumber Protein Terbaik Ini

Dewi Putri Ayu Ningtyas • Senin, 5 Agustus 2024 | 23:00 WIB
Kebutuhan protein untuk tubuh
Kebutuhan protein untuk tubuh

RADARTUBAN - Memastikan anak mendapatkan asupan protein yang cukup sangatlah penting untuk mendukung tumbuh kembangnya.

Kekurangan protein pada anak dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti stunting, gangguan perkembangan otak, dan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Berdasarkan Riset Kesehatan Nasional (Riskesnas) tahun 2021, prevalensi stunting di Indonesia masih tergolong tinggi, yaitu 24,4%. Salah satu faktor penyebab stunting adalah kekurangan asupan protein. Oleh karena itu, pemenuhan protein menjadi kunci utama dalam mencegah stunting pada anak.

Berikut 8 Sumber Protein Terbaik yang Mudah Diolah dan Disukai Anak:

1. Telur

Kaya akan protein, kolin, dan vitamin B12 yang penting untuk perkembangan otak dan sistem saraf. Satu telur besar mengandung sekitar 6 gram protein.

2. Daging Ayam

Sumber protein hewani yang mudah diolah dan disukai anak. Pilihlah bagian dada ayam yang lebih rendah lemak. 100 gram dada ayam mengandung sekitar 31 gram protein.

3. Ikan Salmon

Kaya akan protein, omega-3, dan vitamin D yang penting untuk kesehatan otak, mata, dan tulang. 100 gram salmon mengandung sekitar 20 gram protein.

4. Susu dan Produk Olahannya

Menyediakan protein, kalsium, dan vitamin D yang penting untuk pertumbuhan tulang dan gigi. Berikan susu full cream untuk anak usia 1 tahun ke atas. 240 ml susu full cream mengandung sekitar 8 gram protein.

5. Kacang-kacangan

Kaya akan protein, serat, dan zat besi. Kacang tanah, almond, dan kacang merah bisa menjadi pilihan camilan sehat untuk anak. Dengan takaran 30 gram kacang tanah mengandung sekitar 9 gram protein.

6. Lentil

Sumber protein nabati yang kaya serat dan zat besi. Lentil bisa diolah menjadi sup, salad, atau campuran nasi. Tiap 100 gram lentil mengandung sekitar 25 gram protein.

7. Tempe dan Tahu

Makanan fermentasi yang kaya akan protein, kalsium, dan prebiotik. Tempe dan tahu bisa digoreng, dibakar, atau dijadikan nugget untuk menarik minat anak. 100 gram tempe mengandung sekitar 19 gram protein.

8. Yogurt

Sumber protein, kalsium, dan probiotik yang baik untuk pencernaan. Pilihlah yogurt plain tanpa tambahan gula. 200 gram yogurt plain mengandung sekitar 12 gram protein.

Dengan memperkenalkan variasi makanan ini dalam diet anak, orang tua dapat membantu memastikan anak-anak mendapatkan asupan protein yang cukup untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan mereka. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#gizi #nutrisi anak #MPASI #protein #stunting anak