RADARTUBAN - Pemanis stevia yang saat ini populer berasal dari tanaman stevia rebaudiana. Tanaman ini memiliki kandungan steviol glycosides yang membuat tanaman ini memiliki rasa manis melebihi gula.
Stevia dapat menjadi pilihan pengganti gula dengan rasa yang sangat manis namun tetap tidak mengandung kalori, sehingga tidak akan menambah jumlah kalori yang ada di dalam tubuh saat mengonsumsinya.
Karena rasanya yang sangat manis, penggunaan stevia ke dalam minuman ataupun makanan cukup sedikit saja. Biasanya hanya perlu menambahkan satu tetes ekstrak daun stevia ke dalam minuman untuk mendapatkan rasa manisnya.
Pemanis dari stevia ini dapat digunakan dalam bentuk cair maupun bubuk. Tentunya, penggunaan kedua jenis tersebut memiliki takaran yang berbeda. Stevia cair membutuhkan sebanyak 1 – 2 tetes saja, sedangkan stevia bubuk membutuhkan sebanyak 1 – 3 gram untuk mendapatkan rasa manisnya.
Stevia akan memberikan rasa manis sebanyak 250 – 300 kali lebih banyak dibandingkan dengan gula biasa. Ini mengapa stevia dapat menjadi alternatif pengganti gula dengan kandungan 0 kalori.
Selain menjadi pengganti gula, berikut ini berbagai manfaat daun stevia yang mungkin bisa diperoleh, seperti:
1. Menurunkan kadar kolesterol
Menurut penelitian, stevia diperkirakan mampu meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) di dalam tubuh, menurunkan kolesterol total, trigliserida, dan menurunkan kolesterol jahat (LDL). Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut terkait dengan manfaat ini.
2. Tidak merusak gigi
Gula biasa dapat memicu kerusakan pada gigi jika dikonsumsi dalam jumlah berlebih. Namun, tidak dengan stevia. Pemanis stevia aman untuk kesehatan rongga mulut dan gigi. Tetapi, tetap disarankan untuk rajin gosok gigi setiap hari.
3. Baik untuk penderita diabetes
Stevia diyakini bisa memperbaiki kemampuan tubuh dalam mengelola gula darah dengan cara meningkatkan produksi insulin.
Stevia diyakini aman dan dapat menjaga kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2.
4. Menjaga berat badan ideal
Karena tidak memiliki kandungan kalori, mengonsumsi stevia tidak akan menambah jumlah kalori di dalam tubuh. Sehingga, tetap dapat mengonsumsi minuman manis tanpa khawatir mengalami kenaikan berat badan. Stevia juga dapat membantu menjaga berat badan tetap ideal.
5. Mencegah risiko penyakit ginjal
Stevia diyakini efektif untuk mengurangi risiko penyakit ginjal karena bisa mencegah diabetes dan darah tinggi. Penelitian menyebutkan jika stevia merupakan alternatif pemanis yang baik untuk penderita gagal ginjal.
6. Membantu mengurangi konsumsi gula pada anak
Anak – anak seringkali menyukai makanan manis, ini akan menyebabkan terjadinya kerusakan gigi, obesitas, dan masalah kesehatan lainnya.
Stevia dapat menjadi alternatif gula yang akan membantu mengurangi konsumsi gula berlebih pada anak, sehingga akan mengurangi risiko kerusakan gigi dan obesitas.
7. Mencegah kanker pankreas
Penelitian mengungkapkan jika kandungan sterol dan antioksidan, seperti kaempferol di dalam daun stevia dapat membantu menurunkan risiko kanker pankreas sebanyak 23 persen.
Meskipun stevia mengandung 0 kalori dan dapat menjadi pengganti gula, tetap perhatikan asupan kalori lainnya dari konsumsi makanan maupun minuman agar tidak berlebihan.
Meskipun bermanfaat, tetap konsumsi stevia dalam jumlah yang sewajarnya. Karena, pada beberapa orang dengan pencernaan sensitif, stevia dapat menyebabkan efek samping jika dikonsumsi dalam jumlah berlebih. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama