Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

10 Pilihan Makanan Kaya Senyawa Polifenol yang Bantu Cegah Kerusakan Sel – Sel Tubuh

Shafa Dina Hayuning Mentari • Senin, 26 Agustus 2024 | 20:05 WIB

 

Senyawa polifenol yang bermanfaat bagi tubuh.
Senyawa polifenol yang bermanfaat bagi tubuh.

RADARTUBAN - Senyawa polifenol menjadi salah satu senyawa yang diperlukan oleh tubuh. Senyawa ini bagian dari antioksidan yang mampu melindungi tubuh dari paparan radikal bebas penyebab kerusakan sel dan jaringan dalam tubuh.

Polifenol diyakini dapat mengatasi berbagai masalah kesehatan, seperti masalah pencernaan, diabetes, penyakit neurodegeneratif, kesulitan mengelola berat badan, dan mengatasi penyakit kardiovaskular.

Aktivitas tubuh, seperti metabolisme dan penyerapan usus memerlukan senyawa polifenol. Senyawa ini bisa diperoleh dari berbagai sumber makanan sehat, seperti sayur, buah, dan berbagai macam rempah – rempah.

Selain dari mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi seimbang, senyawa polifenol bisa didapatkan dengan mengonsumsi suplemen polifenol. Suplemen ini tersedia dalam bentuk kapsul dan bubuk.

Makanan yang kaya akan polifenol jika dikonsumsi dengan rutin maka akan memberikan manfaat kesehatan untuk tubuh, seperti mencegah penggumpalan darah, menjaga fungsi otak, dan menjaga kadar gula darah stabil.

Berikut ini beberapa makanan kaya akan senyawa polifenol yang mudah ditemukan, seperti:

1. Mangga

Kandungan senyawa polifenol dalam mangga yang cukup tinggi dapat membantu menghambat perkembangan sel – sel kanker dalam tubuh.

Tetapi, mangga juga mengandung tinggi gula, sehingga pada penderita diabetes tidak direkomendasikan untuk mengonsumsi buah ini.

2. Cengkeh

Dalam 100 gr cengkeh terkandung 15.188 mg polifenol. Selain cengkeh, ada pula pepermin yang memiliki tinggi kandungan polifenol di dalamnya.

3. Pepaya

Buah ini menjadi salah satu buah yang kaya akan kandungan polifenol di dalamnya.

Mengonsumsi pepaya juga akan membantu melancarkan pencernaan dan baik untuk kesehatan jantung serta otak.

4. Bayam

Selain senyawa polifenol, bayam juga mengandung berbagai nutrisi lainnya, seperti zat besi, vitamin A, folat, dan kalsium.

Kandungan polifenol dalam bayam dapat membantu mencegah kerusakan sel – sel dan jaringan di dalam tubuh, mencegah anemia, melancarkan pencernaan, dan mengurangi risiko penyakit tertentu.

5. Kacang – kacangan

Kacang – kacangan juga mengandung senyawa polifenol yang tinggi di dalamnya. Tidak hanya polifenol, di dalam kacang juga terkandung protein dan kalori.

Berbagai jenis kacang, seperti hazelnut, kenari, pecan, dan almond memiliki kandungan polifenol yang berbeda – beda.

6. Beri

Berbagai jenis beri, seperti bluberi, stroberi, blackberries, dan rasberi juga memiliki kandungan senyawa polifenol yan tinggi. Setiap jenis beri akan memiliki kandungan polifenol yang berbeda – beda pula.

7. Teh hijau dan hitam

Kedua jenis teh ini juga mengandung senyawa polifenol yang tinggi di dalamnya. Teh hitam mengandung 102 mg polifenol dalam setiap 100 mL, sedangkan teh hijau terdapat sebanyak 89 mg polifenol.

8. Brokoli

Kandungan antioksidan yang ada di dalam brokoli dapat membantu melindungi kulit karena terpapar radiasi sinar ultraviolet.

Selain itu, brokoli juga mengandung zeaxanthin dan lutein yang berguna untuk menjaga kesehatan mata dan mencegah katarak.

Sayuran hijau ini juga dapat membantu menjaga kesehatan jantung, otak, mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, dan mengurangi risiko kanker.

9. Kacang kedelai

Kacang ini tak hanya tinggi polifenol, tetapi juga kaya akan serat, protein, kalsium, dan zat besi.

Polifenol dalam kacang kedelai dapat membantu tubuh untuk menurunkan kadar kolesterol, menurunkan risiko sakit jantung dan kanker, serta menjaga tekanan darah agar tetap stabil.

10. Apel

Kandungan polifenol pada apel terdapat di bagian kulitnya. Selain dari buahnya langsung, senyawa polifenol, serat, dan berbagai nutrisi lainnya juga bisa diperoleh dari cuka apel.

Kandungan tersebut akan membantu untuk menyehatkan kulit, mengurangi peradangan, melancarkan proses pencernaan, dan mengurangi risiko berbagai penyakit serius, seperti jantung, stroke, dan kanker. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#polifenol #antioksidan #radikal bebas