Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Apa Itu Mata Malas atau Ambliopia yang Dapat Picu Kebutaan Permanen Saat Dewasa

Daffa Maheswara Iswidono • Senin, 14 Oktober 2024 | 00:07 WIB
Mengenal apa itu mata malas atau ambliopia.
Mengenal apa itu mata malas atau ambliopia.

RADARTBUAN - Mata malas atau ambliopia yang tidak ditangani dengan cepat dapat menyebabkan kebutaan permanen saat dewasa.

Dr. dr. Feti Karfiati Memed, SpM(K), MKes, Dokter Spesialis Mata RS Mata Cicendo, menyarankan orang tua untuk melakukan skrining mata pada bayi sejak lahir untuk mendeteksi masalah ini lebih awal.

Pentingnya Skrining Mata Sejak Dini

Skrining pada bayi baru lahir sebaiknya dilakukan sekitar usia 35 bulan atau pada rentang usia 0 hingga 2 tahun. Hal ini bertujuan untuk mengetahui riwayat kesehatan mata, termasuk masalah yang mungkin ada dalam keluarga. Menurut Dr. Feti, pemeriksaan awal ini mencakup:

Cek penglihatan: Mengamati pergerakan mata dan adanya nistagmus (gerakan mata yang tidak normal).

Posisi bola mata: Mendeteksi kemungkinan juling.

Refleks pada kornea: Memastikan tidak ada masalah yang lebih serius.

Cover test: Melihat apakah ada juling yang tidak terdeteksi.

Skrining Pada Usia Lebih Lanjut

Setelah pemeriksaan awal, skrining mata kembali dilakukan pada usia 36 hingga 47 bulan, atau sekitar 3 hingga 4 tahun. Pada usia ini, anak seharusnya dapat mengukur ketajaman penglihatan dan mengidentifikasi sebagian besar optotipe pada baris 20/50 di masing-masing mata.

Pemeriksaan dilakukan dari jarak 10 kaki (sekitar 3 meter), dengan memastikan mata yang tidak diperiksa tertutup dengan benar.

Skrining berikutnya dianjurkan ketika anak berusia di atas 60 bulan atau 5 tahun, di mana anak diharapkan mampu mengidentifikasi sebagian besar optotipe pada baris 20/30 di setiap mata.

Dr. Feti juga merekomendasikan skrining ulang setiap tahun untuk memastikan tidak ada masalah yang terlewatkan.

Dengan melakukan skrining mata sejak dini, orang tua dapat membantu mendeteksi masalah ambliopia lebih awal, sehingga mengurangi risiko kebutaan permanen di kemudian hari. Penting bagi orang tua untuk proaktif dalam pemeriksaan kesehatan mata anak agar mereka dapat menikmati kualitas penglihatan yang baik sepanjang hidup mereka. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#ambliopia #kornea #mata malas #skrining #bola mata