Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Kenali Tanda-Tanda Kerusakan Ginjal, Ternyata Bisa Terlihat di Hanya dari Kulit

Nadia Nafifin • Sabtu, 19 April 2025 | 21:35 WIB
tanda kerusakan ginjal bisa terlihat dari kulit
tanda kerusakan ginjal bisa terlihat dari kulit

RADARTUBAN - Kerusakan ginjal terjadi ketika organ ginjal tidak lagi berfungsi secara optimal, sehingga memicu munculnya penyakit ginjal.

Bila tanda-tandanya diabaikan, kondisi ini dapat berkembang semakin parah seiring waktu, hingga mencapai tahap gagal ginjal, yaitu saat ginjal berhenti berfungsi sepenuhnya.

Di tahap awal, penyakit ginjal sering kali tidak menimbulkan gejala yang kentara, sehingga diperlukan pemeriksaan medis untuk mendeteksinya.

Namun, seiring perkembangan penyakit ke tahap yang lebih lanjut, akan muncul berbagai gejala yang bisa dikenali.

Beberapa tanda ginjal yang tidak sehat dapat dikenali melalui gejala seperti kelelahan berlebihan, pembengkakan di pergelangan kaki, sesak napas, dan adanya darah dalam urine.

Selain itu, kondisi kulit juga bisa menjadi indikator, karena gejala penyakit ginjal sering kali tampak melalui perubahan pada kulit.

Dikutip dari laman Asosiasi Akademi Dermatologi Amerika (AAD), seiring perkembangan penyakit ginjal, satu atau lebih gejala berikut akan terlihat pada kulit:

1. Kulit sering terasa gatal pada satu atau beberapa bagian tubuh. Ini adalah gejala umum penyakit ginjal stadium lanjut.

2. Perubahan warna kulit. Ketika ginjal tidak berfungsi normal, racun akan menumpuk di tubuh dan menyebabkan perubahan warna menjadi pucat, abu-abu, atau kekuningan.

3. Ruam, terjadi akibat ginjal tidak dapat membuang limbah dari tubuh. Pada penderita stadium akhir menyebabkan benjolan kecil, berbentuk kubah, dan sangat gatal.

4. Lepuh pada tangan, wajah, atau kaki. Beberapa orang yang mengidap penyakit ginjal stadium akhir bahkan dapat mengalami lepuh.

5. Kulit terlihat sangat kering, sehingga menjadi kasar, terasa kencang, dan mudah retak. Umumnya terjadi pada penderita penyakit ginjal stadium akhir.

6. Kulit terlalu kencang untuk dicubit. Ini adalah efek samping yang sangat jarang terjadi akibat menjalani MRI atau tes lain yang memerlukan zat kontras.

Melakukan pemeriksaan dan penanganan sejak dini saat muncul satu atau beberapa gejala sangat penting guna mencegah perkembangan penyakit ginjal menjadi lebih serius.

Deteksi awal memungkinkan penanganan yang lebih efektif dan dapat membantu menjaga fungsi ginjal tetap optimal.

Dilansir dari laman National Kidney Foundation, berikut adalah gejala atau tanda ginjal tidak sehat:

1. Kurang energi atau sulit berkonsentrasi

2. Merasa kesulitan untuk tidur

3. Kulit kering dan gatal

4. Buang air kecil lebih sering

5. Ada darah dalam urine ketika buang air kecil

6. Air kencing berbusa

7. Pembengkakan terus-menerus di sekitar mata

8. Pembengkakan pada kaki atau pergelangan kaki

9. Nafsu makan buruk

10. Kram otot, akibat ketidakseimbangan elektrolit karena gangguan fungsi ginjal.

Tanda dan gejala penyakit ginjal kerap kali tidak spesifik, karena bisa menyerupai gejala dari kondisi medis lain.

Oleh karena itu, diperlukan pemeriksaan medis untuk memastikan penyebabnya.

Selain itu, memantau tekanan darah secara rutin juga dapat membantu dalam mengevaluasi fungsi ginjal Anda. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#kerusakan ginjal #Penyakit Ginjal #kulit #Tanda-tanda