Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Alat Masak Berbahan Besi dan Seng Bisa Menambah Zat Besi dan Zinc? Berikut Penjelasan Para Ahli

M Robit Bilhaq • Selasa, 29 April 2025 | 18:51 WIB
Alat masak berbahan besi dan seng
Alat masak berbahan besi dan seng

RADARTUBAN - Baru baru ini ramai di media sosial soal adanya klaim bahwa menggunakan alat masak berbahan besi dapat meningkatkan asupan zat besi.

Sementara memasak menggunakan seng disebut-sebut bisa menambah zinc yang ada di dalam tubuh.

Salah satu akun X, @Rod**, menyebutkan bahwa memasak dengan peralatan besi bisa membantu mengurangi anemia defisiensi besi, dengan merujuk pada proyek terkenal bernama Lucky Iron Fish Project di Kamboja.

Menanggapi persoalan, ahli gizi Tan Shot Yen membantah klaim tersebut. Tan Shot Yen menegaskan bahwasanya memasak menggunakan alat yang berbahan besi atau seng tidak serta-merta menambah kadar zat besi atau zinc pada tubuh.

Menurutnya, kandungan zat besi atau zinc yang mungkin terlepas dari alat masak tidak dapat diukur secara pasti.

Tan juga menambahkan bahwa cara mengatasi tubuh yang kekurangan zat besi atau zinc, cukup dengan mengonsumsi suplemen dengan dosis yang tepat.

Hal ini tentunya jauh lebih efektif dan aman dibanding mengandalkan alat masak.

Senada dengan Tan, ahli gizi dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Toto Sudargo, juga menyampaikan bahwa untuk meningkatkan asupan nutrisi dengan memasak menggunakan alat yang berbahan besi atau seng tidak dianjurkan.

Toto menjelaskan bahwa zat besi dari alat masak berbeda dengan zat besi alami yang terdapat dalam makanan, dan partikel dari alat masak yang terbakar dapat mencemari bahan makanan.

Meskipun dalam hal ini belum ada penelitian yang mengaitkan langsung pencemaran ini dengan penyakit tertentu, risiko gangguan kesehatan kronis tetap ada.

Selain itu, Toto juga mengingatkan bahwa penggunaan peralatan makan dari bahan plastik seperti vinil atau styrofoam juga dapat membahayakan kesehatan karena dalam jangka panjang bahan tersebut bisa larut dan tercampur ke dalam makanan.

Toto menyarankan penggunaan alat masak berbahan stainless steel, yang dinilai lebih aman karena tidak reaktif, tahan karat, mudah dibersihkan, dan tidak dapat menyerap bau maupun bakteri.

Untuk memenuhi kebutuhan zat besi dan zinc, para ahli gizi merekomendasikan konsumsi bahan makanan alami.

Zat besi hewani, yang lebih mudah diserap tubuh, asupan tersebut dapat diperoleh dari daging, sedangkan zat besi nabati berasal dari sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian, yang penyerapan zat besinya akan lebih optimal dengan bantuan vitamin C.

Sementara itu, zinc dapat diperoleh dari tiram, daging merah, unggas, kerang, kacang-kacangan, biji-bijian, dan produk susu.

Toto menekankan bahwa mendapatkan zat besi atau zinc dari alat masak tidak hanya tidak efektif, tetapi juga dapat menimbulkan resiko berbahaya dan dapat menyebabkan keracunan.

Jika asupan dari makanan alami dirasa kurang, suplemen nutrisi sebaiknya dikonsumsi sebagai alternatif yang jauh lebih aman dan efektif. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#zinc #seng #media sosial #alat masak berbahan besi #zat besi