RADARTUBAN - Penelitian mengungkapkan bahwa susu cokelat menyediakan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan orang dewasa.
Termasuk membantu pemulihan otot pasca olahraga dan mendukung pengelolaan berat badan.
Menurut laporan dari Verywell Health, dilansir pada Sabtu (17/5), sebuah studi yang diterbitkan di European Journal of Clinical Nutrition pada tahun 2019 menyatakan bahwa susu cokelat efektif dalam mempercepat pemulihan otot setelah aktivitas fisik.
Susu cokelat mengandung karbohidrat, protein, elektrolit, serta nutrisi penting lainnya yang baik untuk kesehatan tulang, fungsi otot, kesehatan jantung, dan sistem kekebalan tubuh.
Meski demikian, minuman ini umumnya mengandung gula tambahan yang bisa menimbulkan masalah bagi individu yang intoleran laktosa atau alergi.
Selain itu, kandungan asam oksalat pada kakao dapat menghambat penyerapan kalsium.
Berikut kelebihan dan kekurangan susu cokelat dalam kaitannya dengan kesehatan.
Susu cokelat membantu mempercepat proses pemulihan otot setelah berolahraga.
Studi membuktikan bahwa susu cokelat memiliki efektivitas yang setara dengan minuman pemulihan lain karena kandungan karbohidrat, protein, lemak, elektrolit, dan air di dalamnya.
2. Memperkuat Tulang
Sama seperti susu biasa, susu cokelat mengandung nutrisi penting seperti kalsium dan vitamin D yang bermanfaat untuk kesehatan tulang.
3. Memberikan Nutrisi
Susu cokelat memberikan tambahan berbagai nutrisi penting bagi tubuh, termasuk kolin, magnesium, fosfor, kalium, selenium, vitamin A, vitamin B12, serta seng.
4. Memiliki Kandungan Protein
Susu cokelat kaya akan protein, yang mampu memengaruhi hormon pengatur nafsu makan sehingga membantu mengurangi rasa lapar.
5. Mengurangi Risiko Penyakit Kronis
Mengonsumsi satu gelas susu setiap hari terbukti berhubungan dengan penurunan risiko berbagai penyakit kronis.
Seperti penyakit jantung, kanker usus besar, tekanan darah tinggi, obesitas, osteoporosis, dan diabetes.
Kekurangan
Meskipun memiliki banyak manfaat, namun susu coklat juga memiliki kekurangan. Hal ini mengharuskan agar lebih berhati-hati sebelum mengonsumsi.
Berikut kekurangan dalam susu coklat
Berikut parafrase dari kalimat-kalimat tersebut:
1. Dapat Menyebabkan Alergi
Susu cokelat dapat menyebabkan reaksi alergi, terutama bagi mereka yang alergi susu atau memiliki intoleransi laktosa, yang dapat menimbulkan gejala seperti perut kembung, diare, dan sakit perut.
2. Memiliki Kandungan Gula Tinggi
Kandungan gula tambahan dalam susu cokelat seringkali lebih tinggi dibandingkan susu biasa.
Para ahli gizi menyarankan agar orang dewasa membatasi asupan gula harian antara 25 hingga 36 gram guna mencegah masalah kesehatan seperti tekanan darah tinggi, diabetes tipe 2, obesitas, dan kerusakan gigi.
3. Terdapat Kandungan Asam Oksalat
Kandungan asam oksalat dalam kakao dapat mengganggu proses penyerapan kalsium dari susu.
Susu cokelat dianggap sebagai pilihan minuman yang cocok untuk atlet yang membutuhkan asupan energi setelah latihan, anak-anak yang aktif bergerak atau mengikuti aktivitas olahraga, serta orang dewasa lanjut usia yang kekurangan vitamin D.
Menurut ahli gizi bersertifikat Jamie Johnson, susu cokelat dapat dimasukkan sebagai bagian dari pola makan yang seimbang.
"Untuk opsi yang lebih sehat, buat sendiri di rumah dengan bubuk kakao tanpa pemanis alih-alih minum versi yang dibeli di toko, yang mungkin mengandung banyak gula tambahan," katanya.