RADARTUBAN - Pembentukan massa otot adalah proses yang dipengaruhi oleh beberapa faktor internal dalam tubuh, seperti hormon testosteron, hormon pertumbuhan, dan asupan nutrisi terutama protein.
Namun, faktor eksternal juga turut mendukung proses ini, seperti aktivitas fisik dan kebiasaan makan sehat.
Melakukan angkat beban adalah cara yang paling efektif untuk menaikan massa otot.
Tetapi selain melakukan angkat beban, untuk mendapatkan pertumbuhan otot secara maksimal kalian juga harus memperhatikan hal yang lainya.
Berikut ini adalah 6 tips menaikkan massa otot selain melakukan angkat beban yang juga sangat penting:
1. Protein
Kebutuhan protein harian harus terpenuhi dengan baik. Tubuh memerlukan protein untuk memperbaiki dan membangun jaringan otot.
Apabila asupan protein melebihi jumlah yang dikeluarkan tubuh, maka otot dapat tumbuh lebih optimal.
Protein bisa diperoleh dari berbagai sumber, seperti telur, ayam, ikan, daging tanpa lemak, serta kacang-kacangan.
Beberapa orang juga mengonsumsi suplemen seperti whey protein untuk melengkapi kebutuhan harian.
2. Nutrisi
Tak hanya protein, tubuh juga memerlukan nutrisi lain seperti karbohidrat, lemak, vitamin, mineral, dan serat agar fungsi metabolisme berjalan dengan baik.
Makanan bergizi seimbang dapat membantu tubuh memproduksi hormon yang mendukung pembentukan otot.
Konsumsi buah-buahan seperti nanas dan sayuran sebaiknya juga menjadi bagian dari pola makan harian.
3. Air Putih yang Cukup
Air putih pun memainkan peran penting. Dehidrasi bisa menghambat pertumbuhan otot karena air dibutuhkan dalam berbagai proses biologis, termasuk pembentukan jaringan otot.
Oleh karena itu, penting untuk minum cukup air setiap hari, terutama setelah berolahraga.
4. Menghindari Alkohol
Menghindari alkohol adalah langkah bijak dalam upaya meningkatkan massa otot.
Konsumsi alkohol dapat mengurangi efisiensi penyerapan protein dan memperlambat pertumbuhan otot.
5. Kualitas Tidur
Selain faktor fisik, istirahat dan kualitas tidur juga mempengaruhi pembentukan otot. Kurang tidur dapat memicu pelepasan hormon yang justru merusak jaringan otot.
Karena itu, tidur yang cukup sangat disarankan, setidaknya delapan jam per malam.
6. Mengelola Stress
Terakhir, stres juga harus dikelola dengan baik. Stres berkepanjangan dapat memicu hormon yang menghambat pertumbuhan otot dan menurunkan performa saat berlatih.
Melakukan aktivitas relaksasi seperti meditasi, membaca, atau melakukan hobi bisa menjadi cara mengurangi stres.
Proses pembentukan otot memerlukan konsistensi dan dedikasi. Laju pertumbuhan setiap individu berbeda-beda.
Jika setelah menerapkan berbagai metode peningkatan massa otot secara teratur namun belum terlihat hasil yang signifikan, berkonsultasilah dengan ahli untuk mendapatkan evaluasi dan arahan lebih lanjut. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni