RADARTUBAN - Menjelang perayaan Idul Adha, konsumsi daging kurban menjadi tradisi yang dinantikan banyak orang.
Namun, dokter mengingatkan agar masyarakat tidak mengonsumsi daging merah secara berlebihan demi menjaga kesehatan.
Para ahli kesehatan merekomendasikan agar konsumsi daging merah, seperti daging sapi atau kambing, tidak melebihi tiga porsi dalam seminggu, dengan total sekitar 350 hingga 500 gram.
Ini setara dengan sekitar 50 hingga 150 gram per sekali makan, tergantung kondisi tubuh masing-masing.
Konsumsi yang melebihi batas ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, kanker, dan gangguan kesehatan lainnya.
Daging merah mengandung lemak jenuh dan purin yang jika dikonsumsi berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol, risiko penyakit kardiovaskular, kanker saluran pencernaan, hingga asam urat.
Selain itu, memasak daging dengan suhu tinggi, seperti memanggang, dapat menghasilkan senyawa karsinogenik yang berbahaya bagi kesehatan.
Tips Aman Mengonsumsi Daging Kurban
- Batasi porsi daging sekitar 50-150 gram per sekali makan.
- Pilih metode memasak yang sehat, seperti merebus, untuk mengurangi zat berbahaya.
- Hindari mengonsumsi daging setengah matang.
- Simpan daging yang tidak langsung dikonsumsi dengan cara yang benar agar tetap aman dan berkualitas.
Mengonsumsi daging kurban secara sewajarnya dan dengan cara yang tepat dapat memberikan manfaat nutrisi seperti protein dan mineral penting.
Namun, konsumsi berlebihan harus dihindari untuk mencegah risiko penyakit kronis.
Oleh karena itu, masyarakat disarankan untuk mengatur porsi dan metode pengolahan daging demi kesehatan yang optimal selama dan setelah perayaan Idul Adha. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama