RADARTUBAN - Makan daging kurban secara berlebihan dapat memicu lonjakan kolesterol tinggi yang berisiko mengganggu kesehatan jantung.
Pasalnya daging merah kaya akan lemak jenuh yang meningkatkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) dalam darah.
Lemak jenuh ini dapat menumpuk di dinding pembuluh darah, menyebabkan penyempitan arteri yang berpotensi memicu penyakit jantung dan stroke.
Dokter menyarankan agar konsumsi daging merah dibatasi, idealnya tidak lebih dari 350-500 gram per minggu dan tidak setiap hari.
Selain itu juga pilih potongan daging rendah lemak dan mengimbanginya dengan konsumsi sayur dan buah yang tinggi serat untuk membantu mengontrol kolesterol.
Selain itu, mengolah daging dengan cara yang sehat tanpa menggunakan minyak atau santan berlebihan juga dianjurkan untuk mencegah peningkatan kolesterol.
Olahraga dan gaya hidup sehat penting untuk mengimbangi konsumsi daging berlemak, terutama saat periode Idul Adha yang cenderung konsumsi daging meningkat.
Kesadaran dan kontrol diri dalam makan daging kurban adalah kunci agar kolesterol tidak naik secara berlebihan.
makan daging kurban boleh saja, tapi jangan berlebihan dan imbangi dengan pola makan sehat dan aktivitas fisik agar kolesterol tetap terjaga. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni