Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Teh Melati: Sensasi Aroma Menenangkan yang Juga Bantu Jaga Kesehatan dan Turunkan Berat Badan

Alifah Nurlias Tanti • Kamis, 19 Juni 2025 | 01:56 WIB
Minuman teh melati tradisional penuh antioksidan untuk kesehatan tubuh
Minuman teh melati tradisional penuh antioksidan untuk kesehatan tubuh

RADARTUBAN- Teh melati dikenal sebagai perpaduan harmonis antara bunga melati dan daun teh, menghasilkan aroma khas yang menenangkan.

Tak hanya memanjakan indera penciuman, minuman ini juga memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh dan pikiran.

Secara tradisional, teh melati dibuat dengan mencampurkan bunga melati segar ke dalam daun teh kering.

Proses ini memungkinkan aroma bunga meresap sempurna, menciptakan rasa yang lembut dan menenangkan.

Biasanya, teh melati menggunakan dasar teh hijau, meskipun variasi dengan teh oolong atau teh hitam juga populer untuk memberikan karakter rasa yang berbeda.

Sejarah mencatat bahwa konsumsi teh melati sudah dilakukan sejak era Dinasti Tang (618–907 M) di Tiongkok.

Teh melati menjadi salah satu minuman beraroma klasik yang telah bertahan selama berabad-abad.

Teh melati mengandung berbagai nutrisi penting, termasuk kafein, mineral esensial, serta antioksidan seperti flavonoid, theaflavin, dan katekin.

Kombinasi ini memberikan beragam manfaat kesehatan, seperti:

Menenangkan Pikiran : Aroma melati yang khas memiliki efek relaksasi, membantu meredakan stres dan kecemasan

Penelitian menunjukkan bahwa aromanya berpengaruh terhadap sistem saraf, membantu mengatur detak jantung dan pernapasan.

 

Menjaga Kesehatan Mulut : Senyawa antioksidan dalam daun teh, terutama katekin, berperan dalam mengurangi pertumbuhan bakteri di mulut, membantu menjaga kesehatan gigi dan gusi.

 

Membantu Menurunkan Berat Badan : Kandungan katekin dalam teh melati berkontribusi dalam mempercepat metabolisme tubuh dan meningkatkan pembakaran lemak.

Selain itu menjadikannya pilihan minuman ideal bagi yang sedang menjalani program diet.

Teh melati dapat dinikmati kapan saja, baik di pagi hari untuk memulai aktivitas dengan segar, atau di sore hari untuk bersantai melepas penat.

Meski kaya akan manfaat, konsumsi teh melati juga perlu diperhatikan.

Kandungan kafeinnya dapat menyebabkan efek samping seperti gelisah, insomnia, sering buang air kecil, sakit perut, dan peningkatan detak jantung jika dikonsumsi secara berlebihan.

Oleh karena itu, disarankan untuk menikmati teh melati dalam jumlah yang tepat agar tetap memperoleh manfaatnya tanpa mengalami efek negatif. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#antioksidan #Kesehatan Mulut #teh melati #berat badan