Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Leptospirosis, Penyakit Akibat Kencing Tikus Sudah Merenggut 101 Nyawa di Indonesia

Dalillah Hizkel Aimy • Jumat, 4 Juli 2025 | 23:42 WIB
Ilustrasi bahaya urine tikus. 
Ilustrasi bahaya urine tikus. 

RADARTUBAN - Dalam kurun enam bulan terakhir, Indonesia menghadapi lonjakan kasus leptospirosis yang memprihatinkan.

Menurut data terbaru Kementerian Kesehatan, terdapat 787 kasus penyakit yang tercatat di berbagai wilayah, dan 101 di antaranya meninggal dunia.

Angka tersebut berarti 1 dari 8 pasien tidak dapat diselamatkan, menandai tingkat fatalitas yang tinggi dari infeksi ini.

Leptospirosis, penyakit yang disebabkan oleh bakteri Leptospira, umumnya menyebar melalui air atau tanah yang terkontaminasi urine tikus.

Masyarakat yang tinggal di lingkungan lembap, beriklim tropis, atau sering terdampak banjir menjadi kelompok yang paling berisiko.

Bila tidak segera ditangani, bakteri ini dapat menyerang organ penting seperti ginjal, hati, paru-paru, bahkan otak, menyebabkan komplikasi serius hingga kematian.

Gejala awal leptospirosis sering kali tampak seperti flu biasa—demam, nyeri otot, sakit kepala, dan mual.

Namun, jika tubuh mulai menunjukkan tanda-tanda seperti kulit dan mata menguning, gangguan pernapasan, atau perubahan kesadaran, sangat penting untuk segera mencari pertolongan medis.

Kementerian Kesehatan RI mengimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan.

Terutama saat beraktivitas di luar ruangan, menghindari genangan air, dan menjaga kebersihan lingkungan.

Penggunaan pelindung tubuh seperti sepatu bot dan sarung tangan sangat dianjurkan saat bersentuhan dengan air banjir atau tanah basah.

Jangan sepelekan urine tikus. Bahayanya lebih besar dari yang terlihat, dan nyawa bisa jadi taruhannya.

Segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala mencurigakan, karena deteksi dini adalah kunci keselamatan. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#otak #kencing #ginjal #genangan air #leptospirosis #bakteri #hati #kematian #urine tikus