Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Badan Dingin, Keringat Mengucur, Tapi Bukan Demam? Ini Penjelasan Medis Tentang Meriang yang Tak Banyak Orang Tahu

Belinda Eka Salsabilla • Minggu, 20 Juli 2025 | 12:15 WIB
Meriang Tanpa Demam Bisa Karena Malnutrisi, Stres, atau Gula Darah Rendah
Meriang Tanpa Demam Bisa Karena Malnutrisi, Stres, atau Gula Darah Rendah

RADARTUBAN- Istilah meriang seringkali dikaitkan dengan gejala demam, keringat dingin atau kedinginan hingga menggigil.

Namun, tahukah kamu bahwa tubuh bisa menggigil dan berkeringat dingin meski suhu tetap normal dan tidak demam?

Hal ini ternyata cukup umum dan bisa disebabkan oleh beberapa hal, berikut beberapa penyebabnya:

1. Olahraga Intensif di Cuaca Dingin

Saat berolahraga secara intensif, tubuh akan menghasilkan panas. Namun setelah berhenti, suhu tubuh bisa turun drastis, terutama di cuaca dingin.

Hal ini bisa mengganggu kemampuan tubuh dalam mengatur suhu. Sehingga bisa memicu rasa dingin yang berlebihan dari biasanya bahkan hipotermia.

2. Anemia

Anemia atau kekurangan zat besi dalam darah juga bisa membuat seseorang merasa meriang tanpa demam.

Kekurangan zat besi menyebabkan sirkulasi oksigen yang buruk, menimbulkan rasa lelah, pucat, dan dingin. Wanita memiliki risiko lebih tinggi mengalami kondisi ini dari pada pria, terutama bila pola makan tidak seimbang.

3. Gula darah rendah (hipoglikemia)

Gula darah rendah juga bisa menjadi salah satu penyebab yang memicu aktivasi sistem saraf simpatik, menghasilkan gejala seperti gemetar, keringat dingin, dan jantung berdebar.

4. Malnutrisi

Malnutrisi akan terjadi jika tubuhmu kekurangan nutrisi karena kurangnya asupan makanan yang bergizi.

Hal ini akan menyebabkan tubuh kekurangan energi untuk menjalankan fungsi dasarnya, memicu gejala seperti pusing, lesu, hingga pingsan.

5. Ketakutan Atau Kecemasan

Tidak hanya fisik, faktor emosional seperti ketakutan atau kecemasan juga bisa memicu tubuh untuk menggigil.

Meriang juga bisa terjadi akibat reaksi emosional yang mendalam atau intens terhadap situasi.

Bahkan, pengalaman yang sangat menyentuh secara positif, seperti mendengarkan nyanyian yang sangat indah atau kata-kata yang menyentuh juga dapat membuat seseorang menggigil.

Jenis reaksi emosional ini mungkin penyebabnya oleh mekanisme neurobiologis yang memicu pelepasan dopamin yang merupakan neurotransmitter.

Meskipun meriang tanpa demam sering tidak berbahaya, tetap saja jangan dianggap sepele, bisa jadi hal tersebut merupakan sinyal tubuh yang sedang butuh perhatian ekstra.

Jika sering alami kondisi seperti ini yang disertai gejala mengkhawatirkan, segera konsultasikan kepada dokter. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#menggigil #malnutrisi #gula darah rendah #kecemasan #gejala demam #keringat dingin #penyebab keringat dingin tapi tidak demam #anemia