RADARTUBAN - Fenomena mengapa bayi baru lahir menangis sudah sangat familiar, bahkan sering kita lihat di televisi atau film.
Namun, faktanya tidak semua bayi baru lahir langsung menangis setelah keluar dari rahim ibunya. Ada proses medis luar biasa yang terjadi di balik tarikan napas dan tangisan pertama itu.
Ketika lahir, seorang bayi berpindah dari lingkungan rahim yang hangat, gelap, dan berair menuju dunia luar yang lebih dingin, terang, dan kering.
Perbedaan suhu ini memicu bayi untuk terkejut lalu menarik napas pertama. Sering kali, tarikan napas itu disertai tangisan bayi yang menjadi tanda awal kehidupan di luar kandungan.
Di dalam rahim, bayi mendapatkan oksigen melalui proses kelahiran yang melibatkan plasenta dan tali pusat.
Plasenta berfungsi menyaring darah ibu yang kaya oksigen, kemudian menyalurkannya ke bayi melalui tali pusat.
Namun setelah lahir, peredaran oksigen pada tubuh bayi berubah total. Tarikan napas pertama membuat paru-paru bekerja untuk mengambil oksigen dari udara, menggantikan peran plasenta.
Suara tangisan bayi yang terdengar sesaat setelah lahir sering dianggap sebagai kabar gembira bagi tenaga medis maupun orang tua. Hal itu menunjukkan paru-paru bayi sudah bekerja dengan baik.
Selain itu, proses kelahiran melalui jalan lahir alami membantu memeras cairan dari paru-paru, sehingga organ pernapasan bayi bisa segera berfungsi optimal.
Walau demikian, tidak semua bayi baru lahir langsung menangis. Ada beberapa kondisi yang membuat transisi pernapasan tidak berjalan mulus.
Misalnya, bayi mengalami kekurangan oksigen selama dalam kandungan, atau terdapat masalah pada jantung. Pada kasus ini, dokter biasanya memberikan bantuan agar bayi bisa segera bernapas.
Selain itu, bayi yang lahir melalui operasi caesar cenderung lebih lambat bernapas karena tidak mengalami tekanan yang membantu mengeluarkan cairan dari paru-paru.
Sementara itu, pada kelahiran dengan metode waterbirth, bayi sering kali tidak merasa dingin karena masih berada di air hangat. Mereka biasanya hanya bernapas pelan, berubah warna kulit menjadi merah muda sebagai tanda cukup oksigen, meski tanpa tangisan.
Pertanyaan tentang mengapa bayi baru lahir menangis memiliki jawaban yang erat kaitannya dengan proses biologis penting. Tangisan menjadi sinyal pertama bahwa bayi bisa bernapas dengan baik.
Namun, jika seorang bayi tidak menangis, bukan berarti selalu ada masalah. Tenaga medis akan memeriksa kondisi bayi secara menyeluruh untuk memastikan kesehatannya. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni