Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Sedang Musim Sakit, Benarkah Minum Es Bisa Bikin Batuk atau Hanya Mitos yang Sudah Lama Terlanjur Kita Percaya?

M. Afiqul Adib • Senin, 22 September 2025 | 23:10 WIB
Minum Es Saat Musim Batuk dan Flu, Benarkah Bisa Memperparah Kondisi Tenggorokan atau Justru Mitos yang Perlu Diluruskan?
Minum Es Saat Musim Batuk dan Flu, Benarkah Bisa Memperparah Kondisi Tenggorokan atau Justru Mitos yang Perlu Diluruskan?

RADARTUBAN - Setiap kali musim sakit datang, satu kalimat yang paling sering terdengar di rumah, warung, dan grup WhatsApp keluarga adalah: “Jangan minum es, nanti batuk.”

Bahkan kalau sudah batuk, kalimat lanjutan pun muncul: “Batuk kok malah minum es.” Seolah-olah es adalah biang kerok dari semua masalah tenggorokan.

Tapi benarkah demikian? Apakah minuman dingin memang bisa bikin batuk, atau kita cuma mewarisi kekhawatiran turun-temurun yang belum tentu akurat?

Menurut penjelasan dari Alodokter, tidak ada bukti kuat yang menunjukkan bahwa minum es dapat memperparah batuk atau memperlama proses penyembuhan.

Bahkan, dalam beberapa kasus, minuman dingin justru bisa membantu meredakan nyeri tenggorokan untuk sementara waktu. Jadi, kalau tenggorokan terasa panas atau gatal, minuman dingin bisa memberi efek menenangkan.

Namun, bukan berarti kita bisa bebas minum es kapan saja, apalagi saat tubuh sedang tidak fit.

Ketika daya tahan tubuh menurun atau tenggorokan sedang sensitif, minuman dingin memang bisa membuat tenggorokan terasa kurang nyaman.

Akibatnya, tubuh bisa lebih rentan terhadap batuk atau iritasi. Jadi, bukan es-nya yang bikin batuk, tapi kondisi tubuh kita yang sedang tidak siap menerima sensasi dingin.

Logikanya mirip seperti naik motor malam-malam tanpa jaket. Angin malam bukan penyebab utama masuk angin, tapi tubuh yang tidak terlindungi membuat kita lebih mudah sakit.

Sama halnya dengan es. Kalau tubuh sedang kuat, minum es tidak masalah. Tapi kalau sedang lemah, lebih baik dihindari dulu.

Di tengah musim sakit seperti sekarang, yang paling penting adalah menjaga daya tahan tubuh.

Minum air putih yang cukup, makan makanan bergizi, dan istirahat yang cukup jauh lebih penting daripada sekadar menghindari es. Kalau memang ingin minum dingin, pastikan tubuh dalam kondisi baik dan tidak sedang batuk berat.

Selain itu, penting juga untuk tidak langsung menyalahkan es setiap kali tenggorokan terasa gatal. Bisa jadi penyebabnya adalah debu, polusi, atau makanan berminyak yang dikonsumsi sebelumnya.

Es sering kali jadi kambing hitam karena sensasinya terasa langsung di tenggorokan, padahal belum tentu ia penyebab utama.

Yah sekali lagi, minum es tidak otomatis bikin batuk. Yang bikin batuk adalah kondisi tubuh yang sedang tidak fit, ditambah faktor lain seperti udara kering, alergi, atau infeksi.

Jadi, kalau kamu ingin minum es saat musim sakit, pastikan tubuhmu siap. Kalau ragu, pilih yang hangat dulu. Bukan karena takut, tapi karena tahu kapan harus berhenti.

Karena dalam hidup, seperti dalam minum es, yang penting bukan dinginnya, tapi kesiapan tubuh untuk menerimanya. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#musim sakit #es #batuk #minum es