RADARTUBAN - Wasir atau hemoroid adalah gangguan pembuluh darah umum yang terjadi di area anus.
Meskipun sering dianggap sepele, penyakit ini dapat menimbulkan rasa nyeri dan komplikasi yang serius.
Di masyarakat, keyakinan bahwa makanan pedas adalah penyebab utama wasir sudah sangat mengakar.
Namun, seorang ahli bedah umum, dr. Christian Sumilat, Sp.B, meluruskan kesalahpahaman ini.
Dalam podcast Undrajana di kanal YouTube Klinik Utama DR. Indrajana, ia menegaskan bahwa makanan pedas bukanlah penyebab langsung wasir.
Penyebab utamanya justru didominasi oleh kebiasaan dan gaya hidup.
Sering sembelit, terlalu mengejan keras saat buang air besar, duduk terlalu lama di toilet, dan kurangnya konsumsi serat adalah faktor utamanya.
Konsumsi makanan pedas yang berlebihan memang dapat memperburuk kondisi wasir yang sudah ada karena iritasi, tetapi bukan sebagai pemicu awalnya.
“Intinya, wasir itu penyakit gaya hidup. Kalau kurang serat dan sering duduk terlalu lama, apalagi di toilet, risiko terkena wasir itu sangat besar,” ungkap dr. Christian Sumilat.
Wasir sendiri terbagi menjadi dua jenis, yakni hemoroid internal (di dalam anus) dan eksternal (di luar anus), dengan empat tingkat keparahan (derajat).
Semakin tinggi derajatnya, risiko komplikasi seperti pendarahan dan nyeri hebat akan semakin besar.
Untuk wasir derajat tiga dan empat, biasanya diperlukan tindakan operasi.
Untuk wasir derajat satu dan dua, penanganan awal biasanya cukup dengan menggunakan obat-obatan untuk memperlambat pembesaran pembuluh darah.
Sementara untuk derajat tiga dan empat, tindakan operasi menjadi pilihan terbaik, yang kini tersedia berbagai metode modern seperti hemoroidektomi terbuka, metode stapler, atau laser.
Selain itu, gejala wasir meliputi munculnya benjolan di anus, rasa nyeri, pendarahan saat buang air besar, gatal, dan kemerahan.
Penting bagi yang mengalami gejala ini untuk segera memeriksakan diri.
Pemeriksaan dini diperlukan agar dapat dipastikan benjolan tersebut adalah wasir dan bukan penyakit lain yang lebih serius seperti polip atau tumor.
Pencegahan utama untuk wasir adalah memperbaiki pola makan dengan banyak mengonsumsi makanan berserat, menghindari kebiasaan duduk lama di kamar mandi, dan hidup sehat secara umum dengan rajin berolahraga.
Meskipun wasir bisa terus kambuh dan sifatnya abadi jika pola hidup tidak diperbaiki, penanganan yang tepat dan gaya hidup sehat dapat mengendalikan penyakit ini.
“Hanya orang tua yang terkena wasir, duduk di permukaan dingin bisa menyebabkan wasir, dan wasir bersifat permanen, semua itu mitos,” jelas dr. Chistian Sumilat.
Karena wasir dapat menyerang siapa saja yang menjalani pola hidup dan pola makan yang tidak sehat.
Jangan panik ketika menghadapi wasir, penyakit ini masih bisa dicegah dan diatasi dengan segera konsultasi ketika gejala muncul agar tidak menimbulkan komplikasi.
Wasir memang penyakit yang umum, tetapi bukan berarti bisa diremehkan. Penanganan yang tepat dan hidup sehat adalah kunci utama dalam mencegah penyakit ini. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni