Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Waspada! Ternyata Thrifting Dapat Menimbulkan Infeksi Kulit, Berikut 5 Tanda Infeksi Kulit Akibat Thrifting

M Robit Bilhaq • Rabu, 29 Oktober 2025 | 00:39 WIB
Ilustrasi pakaian thrifting yang dapat menyebabkan infeksi pada kulit.
Ilustrasi pakaian thrifting yang dapat menyebabkan infeksi pada kulit.

RADARTUBAN - Tren membeli pakaian bekas atau biasa disebut dengan thrifting masih diminati oleh masyarakat Indonesia.

Banyak masyarakat memilih thrifting karena harganya yang cenderung lebih murah dan desainnya yang unik. 

Namun, para pecinta thrifting perlu mewaspadai risiko kesehatan yang dapat timbul dari memakai baju thrifting. 

Dokter spesialis kulit dan kelamin dr. Arini Widodo, SM, SpDVE, menjelaskan bahwa setelah memakai pakaian bekas terkadang menimbulkan beberapa gejala infeksi kulit. 

1. Ruam Merah yang Cepat Menyebar

Terkadang, ruam merah yang muncul pada kulit bisa menjadi pertanda munculnya infeksi.

Jika ruam yang timbul terus membesar dan terasa gatal, terutama pada malam hari disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter. 

Menurut dr. Arini, kondisi yang telah disebutkan adalah kondisi dimana munculnya tanda-tanda dermatitis atau infeksi jamur yang menyerang.

2. Bentol Berisi Cairan atau Nanah

Jika tiba-tiba muncul bentol kecil yang didalamnya terdapat cairan jernih atau nanah, kemungkinan besar hal itu disebabkan oleh infeksi bakteri sekunder akibat gesekan atau kontaminasi dari pakaian yang kotor atau tidak steril. 

Lama-kelamaan, kondisi tersebut dapat menimbulkan luka terbuka yang mudah menyebar. 

3. Lesi Bersisik Berbentuk Lingkaran
Tanda yang no 3 ini berkaitan dengan tinea atau infeksi jamur yang menyerang kulit.

Lesi yang muncul akan berbentuk lingkaran menyerupai cincin, bersisik, dan sering terasa gatal.

Biasanya infeksi tersebut akan muncul di area yang lembap, seperti lipatan tubuh atau ketiak.

4. Benjolan Kecil yang Mengilap Seperti Mutiara

Meskipun tampak kecil dan tidak menimbulkan nyeri, benjolan bergelombang yang muncul bisa menjadi tanda moluskum kontagiosum.

Penyakit ini merupakan infeksi virus yang menular melalui kontak langsung dari kulit ke kulit.

Penularan juga dapat terjadi saat memakai pakaian hasil thrifting tanpa menggunakan lapisan pakaian terlebih dahulu.

5. Rasa Gatal yang Tidak Terus Menerus

Gatal yang terasa semakin parah terutama pada malam hari, bisa jadi gatal yang muncul tersebut adalah tanda skabies yang muncul di kulit.

Skabies adalah penyakit yang disebabkan oleh kutu atau tungau kulit.

Kutu atau tungau kulit tersebut dapat menular jika memakai pakaian yang belum dicuci bersih atau pakaian yang tidak steril. (*/lia)

Editor : radar tuban digital
#nanah #Thrifting #gatal #dermatitis #masyarakat #risiko kesehatan #bentol #lebih murah #Skabies #Infeksi Virus #ruam merah #lesi