Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Hati-hati, Minum Berlebihan Bisa Sebabkan Hyponatremia Serius

Bihan Mokodompit • Minggu, 2 November 2025 | 03:15 WIB
Ilustrasi orang minum air.
Ilustrasi orang minum air.

RADARTUBAN - Minum air dalam jumlah yang tepat memang penting untuk menjaga kesehatan, tetapi minum berlebihan dalam sehari dapat jauh dari ideal dan justru menimbulkan masalah serius.

Fenomena ini dikenal sebagai intoksikasi air atau overhydration, di mana tubuh menerima lebih banyak cairan daripada yang dapat diekskresikan secara normal.

Artikel ini akan mengulas secara mendalam kondisi tersebut, termasuk penyebab, gejala, serta cara pencegahannya dengan tepat.

Pengertian dan Mekanisme Kebanyakan Minum

Kebanyakan minum dalam sehari terjadi ketika jumlah asupan cairan melebihi kapasitas ginjal dan sistem tubuh untuk membuang kelebihan air.

Akibatnya, kadar natrium dalam darah menjadi rendah, kondisi yang disebut Hyponatremia, karena banyak air yang masuk lalu “mengencerkan” elektrolit penting.

Ginjal yang sehat umumnya dapat membuang kelebihan air, namun ketika jumlahnya sangat besar atau organ tubuh lain terganggu, risiko overhydration pun muncul. 

Penyebab Umum Kelebihan Minum

Beberapa faktor dapat memicu kondisi ketika kita kebanyakan minum dalam sehari, antara lain:

• Aktivitas fisik berat atau berada di cuaca panas yang membuat seseorang terus minum tanpa memperhatikan kadar elektrolit.

• Kondisi medis ini menghambat ginjal atau sistem ekskresi air dalam tubuh.

• Kebiasaan minum dalam waktu singkat dengan jumlah besar, yang melebihi kemampuan ekskresi ginjal.

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Saat mereka kebanyakan minum dalam sehari, gejala bisa mulai ringan dan berkembang hingga serius.

Gejala ringan termasuk mual, muntah, dan perut terasa kembung.

Jika tidak segera diatasi, kondisi bisa berkembang menjadi kebingungan mental, kejang, bahkan koma akibat pembengkakan sel-otak ketika cairan turun ke dalam sel.

Dampak Jangka Panjang dan Risiko

Kondisi ketika seseorang kebanyakan minum dalam sehari bukan sekadar “kelebihan minum biasa”.

Studi menunjukkan bahwa konsumsi air yang sangat tinggi, misalnya lebih dari 8 liter per hari dalam beberapa kasus, dapat menyebabkan kondisi darurat seperti kejang dan kematian akibat hyponatremia.

Risiko ini sangat nyata pada kelompok, seperti atlet kelelahan, militer, atau kondisi medis khusus.

Cara Pencegahan yang Tepat

Untuk menghindari kondisi kebanyakan minum dalam sehari, beberapa langkah berikut bisa dipertimbangkan:

• Minumlah sesuai kebutuhan tubuh dan jangan paksakan asupan air secara berlebihan hanya karena “harus minum banyak”.

• Gunakan rasa haus sebagai panduan utama: jika tubuh haus, minum.

Jangan minum secara terus-menerus tanpa kontrol.

• Perhatikan warna urin: bila urin sangat jernih terus-menerus, itu bisa jadi tanda bahwa tubuh sudah kelebihan cairan.

• Jika melakukan aktivitas fisik berat atau berada di lingkungan panas, imbangi dengan elektrolit, bukan hanya air putih berlebihan.

• Bagi mereka dengan kondisi ginjal, hati, atau medis lainnya, konsultasikan pola minum ke tenaga kesehatan.

Singkatnya, meskipun minum air sangat penting untuk kesehatan, kita tetap harus berhati-hati agar tidak kebanyakan minum dalam sehari hingga malah menimbulkan kondisi serius seperti hyponatremia.

Dengan memahami penyebab, gejala, dan cara pencegahannya, kita bisa menjaga keseimbangan cairan tubuh secara aman. (*/lia)

Editor : radar tuban digital
#overhydration #ginjal #kapasitas #kesehatan #kebanyakan minum #cairan #warna urin #minum air #hyponatremia #Sesuai Kebutuhan #natrium #berlebihan