Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Ternyata Minum Teh Tidak Sembarangan!, Berikut Adalah Makanan Yang Tidak Boleh Dikonsumsi Bersama Dengan Teh

M Robit Bilhaq • Rabu, 26 November 2025 | 21:41 WIB
Ilustrasi minum teh
Ilustrasi minum teh

RADARTUBAN - Teh adalah salah satu minuman favorit sebagian besar orang. Selain memiliki rasa yang menenangkan, ternyata teh juga memiliki manfaat untuk kesehatan seperti membantu menurunkan berat badan, mencegah kanker, penyakit jantung, serta diabetes.

Namun, menikmati teh tidak tidak bisa sebatasn menyeduh lalu menyeruputnya, tetapi minum teh dengan cara yang salah seperti mengonsumsi teh dengan beberapa makanan tertentu dapat mengganggu penyerapan nutrisi, mengurangi efektivitas antioksidan. Bahkan dapat menimbulkan masalah pencernaan.

Dibawah ini adalah enam makanan yang sebaiknya tidak dikombinasikan dengan teh menurut Times of India:

1. Produk susu dan teh

Sering kali sebagian orang suka mencampurkan susu kedalam the saat meminumnya.

Tetapi mengonsumsi teh bersama produk susu seperti keju, yoghurt, atau krim bisa memengaruhi rasa sekaligus kandungan nutrisinya.

Susu mengandung protein yang dapat mengikat katekin, yaitu antioksidan dalam teh yang berperan mengurangi peradangan, menjaga kesehatan jantung, dan meningkatkan metabolisme.

Interaksi ini membuat kekuatan antioksidan teh berkurang.

Penelitian dalam Journal of Photochemistry and Photobiology B: Biology menunjukkan bahwa protein susu dapat mengikat polifenol teh, sehingga menurunkan aktivitas antioksidan hingga 11–27%.

Hal ini dapat mengakibatkan manfaat kesehatan teh ikut berkurang. Selain itu, produk susu juga bisa menutupi kelembutan rasa teh sehingga terasa kurang segar.

Meskipun dengan adanya sedikit susu dalam teh masih bisa ditoleransi, sebaiknya hindari mengombinasikannya dengan produk susu lain agar rasa dan manfaat teh tetap utuh.

2. Buah jeruk dan teh

Buah jeruk seperti lemon, jeruk, dan jeruk bali kaya vitamin C dan memiliki rasa segar, namun, saat kalian mengonsumsi teh bersamaan dengan jeruk.

Hal tersebut bisa menimbulkan rasa pahit atau seperti logam akibat reaksi antara vitamin C dan tanin dalam teh.

Keasaman tinggi dari buah jeruk juga bisa mengiritasi lambung bila dicampur dengan teh.

Sehingga berpotensi menimbulkan gangguan pencernaan, apabila kalian suka menambahkan lemon ke dalam teh, sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan buah jeruk lain agar tidak menimbulkan interaksi yang kurang kurang baik bagi tubuh anda.

3. Makanan pedas dan teh

Menggabungkan makanan pedas dengan teh ternyata dapat menyebabkan iritasi lambung atau rasa panas di dada, hal tersebut disebabkan karena Capsaicin senyawa yang dapat menimbulkan rasa pedas, dapat bereaksi dengan tanin teh.

Selain itu, rasa pedas yang kuat bisa menutupi aroma dan rasa halus pada teh, sehingga kenikmatan meminum teh menjadi berkurang, untuk mendapatkan sensasi teh yang murni, sebaiknya hindari mengonsumsinya bersama makanan yang terlalu pedas.

4. Makanan tinggi serat dan teh

Sayuran mentah, biji-bijian utuh, dan kacang-kacangan adalah sumber serat yang baik untuk pencernaan dan kesehatan tubuh, namun, bila dikonsumsi bersamaan dengan teh, dapat mengganggu penyerapan nutrisi.

Teh mengandung oksalat, senyawa alami yang dapat mengikat mineral penting seperti kalsium, magnesium, dan zat besi.

Ikatan ini membuat tubuh lebih sulit menyerap nutrisi tersebut. Untuk memaksimalkan manfaat makanan tinggi serat sekaligus manfaat teh, disarankan minum teh sebelum atau sesudah makan, bukan bersamaan dengan makanan kaya serat.

5. Makanan kaya zat besi dan teh

Zat besi berperan penting dalam transportasi oksigen, produksi energi, dan kesehatan tubuh.

Namun, tanin dan oksalat dalam teh dapat menghambat penyerapan zat besi nonheme yang terdapat pada makanan nabati seperti bayam, buncis, dan kacang-kacangan, mengonsumsi teh bersama makanan kaya zat besi bisa menurunkan kemampuan tubuh memanfaatkan mineral tersebut.

Sehingga berisiko menyebabkan kekurangan zat besi dalam jangka panjang. Untuk hasil yang maksimal, sebaiknya minum teh setidaknya satu jam sebelum atau sesudah makan yang tinggi zat besi.

6. Makanan kaya protein dan teh

Protein adalah sesuatu yang sangat penting untuk perbaikan otot, sistem imun, dan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Namun, mengonsumsi teh yang dibarengi dengan makanan tinggi protein dapat mengurangi penyerapan antioksidan dalam teh.

Daging, telur, maupun sumber protein nabati seperti tahu dapat berikatan dengan senyawa teh sehingga menurunkan efektivitasnya.

Selain itu, rasa kuat dari makanan berprotein bisa menutupi aroma lembut teh, membuat pengalaman minum teh kurang maksimal. Untuk menjaga kualitas rasa dan manfaat teh, sebaiknya hindari mengonsumsinya bersamaan dengan makanan berprotein tinggi.

Teh adalah minuman yang serbaguna sekaligus dapat menyehatkan, tetapi manfaatnya akan lebih optimal jika kalian mengonsumsi teh dengan bijak, dengan menghindari kombinasi dengan produk susu, buah jeruk, makanan pedas, makanan tinggi serat, makanan kaya zat besi, serta makanan berprotein tinggi.

Hal tersebut akan membantu menjaga rasa dan khasiat the, dengan memperhatikan kombinasi makanan yang tepat, setiap cangkir teh bisa menjadi pengalaman yang lebih nikmat sekaligus bermanfaat untuk kesehatan anda. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#nutrisi #minum teh #teh #makanan