Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Terobosan Baru Texas A&M: Teknik Revolusioner Isi Ulang Energi Sel yang Berpotensi Perlambat Penuaan

Ika Nur Jannah • Minggu, 7 Desember 2025 | 03:10 WIB
Ilustrasi penuaan dini
Ilustrasi penuaan dini

RADARTUBAN – Harapan baru dalam dunia medis muncul setelah sekelompok peneliti dari Texas A&M University, Amerika Serikat, menemukan metode revolusioner untuk “mengisi ulang” energi sel manusia.

Temuan ini dinilai berpotensi besar memperlambat penuaan hingga mengatasi penyakit degeneratif yang umum terjadi pada usia lanjut.

Terobosan: Cara Baru Menghidupkan Energi Sel

Riset tersebut berfokus pada peningkatan jumlah mitokondria—bagian sel yang berfungsi sebagai sumber energi utama tubuh.

Ketika seseorang menua, produksi mitokondria menurun, berdampak pada melemahnya fungsi organ dan meningkatnya risiko penyakit.

Dengan teknik baru ini, tim ilmuwan mampu merangsang sel untuk memproduksi mitokondria tambahan secara signifikan, tanpa perlu rekayasa genetik maupun obat-obatan.

Nanoflower: Partikel Mini yang Punya Fungsi Besar

Kunci keberhasilan penelitian ini adalah nanopartikel berbentuk bunga, atau nanoflower, yang terbuat dari senyawa molibdenum disulfida.

Partikel superkecil ini bekerja dengan menyerap molekul oksigen berbahaya pemicu stres oksidatif—kondisi yang sering mempercepat kerusakan sel dan proses penuaan.

Ketika nanoflower dimasukkan ke dalam sel induk manusia, gen tertentu yang bertanggung jawab atas pembentukan mitokondria otomatis aktif.

Hasilnya, produksi mitokondria meningkat tajam, seolah-olah sel mendapat “pengisian baterai” tambahan.

Akhilesh Gaharwar, insinyur biomedis yang memimpin riset, menggambarkan teknik ini sebagai cara untuk membuat sel sehat berbagi “baterai cadangan” dengan sel tua atau sel yang mengalami kerusakan.

Efek Mengagumkan pada Sel Rusak

Dalam pengujian laboratorium, jumlah mitokondria yang berpindah antarsel meningkat dua kali lipat dari kondisi normal.

Efeknya lebih tinggi pada sel otot polos—bagian yang sangat penting untuk fungsi jantung—yang naik hingga tiga sampai empat kali lipat.

Pada sel jantung yang rusak akibat efek samping kemoterapi, angka kelangsungan hidupnya meningkat secara signifikan setelah diberi perlakuan nanoflower.

Temuan ini memperlihatkan potensi besar terapi ini dalam mengatasi kerusakan organ vital.

Pintu Baru Pengobatan Penyakit Degeneratif

Dengan kemampuan memperbaiki dan menghidupkan kembali energi sel, metode ini dinilai membuka peluang pengobatan baru bagi:

Para ilmuwan menilai metode ini dapat menjadi pondasi terapi regeneratif masa depan—bahkan bisa menjadi langkah awal menuju penundaan proses penuaan pada manusia. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#anti penuaan #Mitokondria #penuaan #penyakit degeneratif #sumber energi #nanoflower