Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Benarkah Garam dan Pedas Bisa Menyembuhkan Sariawan? Ini Faktanya

Bihan Mokodompit • Kamis, 25 Desember 2025 | 19:05 WIB
Ilustrasi orang terkena sariawan.
Ilustrasi orang terkena sariawan.

RADARTUBAN - Sariawan adalah kondisi mulut yang sering membuat tidak nyaman saat makan atau berbicara.

Banyak orang bertanya-tanya apakah garam dan pedas bisa menyembuhkan sariawan atau justru memperparah kondisinya.

Artikel ini akan membahas secara lengkap berdasarkan fakta ilmiah dan saran medis yang kredibel.

Apa Itu Sariawan dan Penyebabnya

Sariawan atau mouth ulcer adalah luka kecil di dalam rongga mulut yang bersifat inflamasi dan terasa perih.

Kondisi ini bisa dipicu oleh berbagai hal seperti trauma, stres, kekurangan nutrisi, hingga gangguan sistem imun.

Meski biasanya ringan, sariawan bisa sangat mengganggu kegiatan sehari-hari.

Garam: Apakah Efektif untuk Sariawan?

Salah satu cara tradisional yang paling sering dipakai adalah berkumur dengan larutan air garam.

Menurut laman Drugs.com, larutan garam hangat memiliki efek antiseptik ringan yang dapat membantu membersihkan area sariawan dan meredakan pembengkakan jaringan, sehingga bisa mempercepat proses penyembuhan luka secara alami.

Namun, ini bukan obat utama dan lebih efektif sebagai perawatan pendukung.

Takaran umum yang disarankan adalah setengah hingga satu sendok teh garam yang dilarutkan dalam segelas air hangat.

Lalu berkumurlah sekitar 20–30 detik sebelum dikeluarkan. Proses ini sebaiknya dilakukan beberapa kali sehari.

Meski demikian, bukan berarti garam bisa “menyembuhkan sariawan” secara langsung seperti obat medis.

Garam bekerja dengan membantu lingkungan mulut menjadi kurang ramah terhadap bakteri dan meredakan iritasi, bukan menyembuhkan luka secara instan.

Rasa Pedas: Mitos Penyembuhan atau Penyebab Perih?

Berbeda dengan garam, rasa pedas tidak memiliki bukti ilmiah sebagai solusi untuk mengobati sariawan.

Malahan menurut banyak ahli kesehatan, makanan pedas cenderung mengiritasi jaringan luka dan memperburuk rasa sakit yang sudah ada.

Capsaicin yang ada dalam cabai dapat memicu sensasi terbakar di area luka, sehingga kondisi sariawan justru terasa lebih perih dan bisa memperlambat proses penyembuhan.

Cara Tepat Mengatasi Sariawan di Rumah

Selain berkumur dengan air garam, beberapa langkah sederhana bisa membantu proses pemulihan sariawan:

1. Menjaga Kebersihan Mulut

Sikat gigi secara lembut dan gunakan pasta gigi yang lembut untuk menghindari iritasi lebih lanjut.

2. Menggunakan Perawatan Alami Lainnya

Beberapa bahan alami seperti madu atau baking soda juga dipercaya dapat membantu meredakan gejala. Pastikan penggunaannya sesuai takaran dan aman.

3. Obat Topikal

Obat kumur antiseptik atau gel topikal khusus sariawan bisa membantu mempercepat pemulihan jika direkomendasikan dokter atau dokter gigi.

4. Hindari Makanan yang Mengiritasi

Selain pedas, makanan yang keras atau asam juga bisa memperburuk luka dan memperlambat penyembuhan.

Kapan Harus Periksa ke Dokter

Jika sariawan tidak kunjung membaik dalam 1–2 minggu, sering kambuh, atau disertai gejala sistemik seperti demam, segera konsultasikan ke dokter atau dokter gigi.

Ini penting terutama jika luka tidak menetap atau terasa semakin parah.

Kesimpulan: Fakta vs Mitos

Garam bisa membantu meredakan gejala dan mempercepat proses penyembuhan ringan dengan efek antiseptik, tetapi tidak secara langsung menyembuhkan sariawan seperti obat medis.

Rasa pedas justru cenderung memperparah rasa sakit sariawan dan bukan merupakan solusi untuk sembuh.

Perawatan yang tepat adalah kombinasi kebersihan mulut, pantangan makanan yang mengiritasi, serta bantuan medis bila diperlukan. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#penyebab #garam #sariawan #pedas