RADARTUBAN - Berapa Lama Manusia Bisa Bertahan Hidup Tanpa Makan dan Minum merupakan pertanyaan yang sering muncul terutama dalam konteks medis, survival, dan edukasi kesehatan.
Manusia tidak bisa bertahan lama tanpa makan dan minum karena tubuh membutuhkan energi serta cairan untuk menjalankan fungsi vitalnya setiap hari.
Mengapa Tubuh Butuh Makanan dan Minuman
Tubuh manusia menggunakan makanan sebagai sumber energi untuk beraktivitas sehari-hari.
Sementara air diperlukan untuk menjaga keseimbangan cairan, suhu tubuh, sirkulasi darah, serta proses metabolisme lainnya.
Jika tubuh kekurangan makanan dan cairan, sistem organ akan mulai menurun kemampuannya dalam beberapa hari.
Berapa Lama Bisa Bertahan Tanpa Minum
Secara umum, tubuh manusia hanya mampu bertahan tanpa minum (air) selama beberapa hari saja.
Para pakar mengatakan bahwa kebanyakan orang hanya dapat bertahan sekitar 3–4 hari tanpa air, terutama di kondisi lingkungan normal.
Jika cuaca sangat panas atau orang beraktivitas banyak, waktu ini bisa lebih pendek karena tubuh cepat kehilangan cairan.
Durasi Ketahanan Tanpa Makan
Berbeda dengan air, tubuh bisa bertahan cukup lama tanpa makanan selama masih minum air.
Tubuh akan menggunakan simpanan glikogen, lemak, dan akhirnya otot sebagai sumber energi ketika makanan tidak tersedia.
Dengan asupan air, manusia bahkan bisa bertahan tanpa makan selama berminggu-minggu hingga beberapa bulan, tergantung cadangan energi masing-masing orang.
Tanpa Makan dan Tanpa Minum Sekaligus
Jika seseorang tidak makan dan juga tidak minum, tubuh akan mengalami dehidrasi terlebih dahulu karena kehilangan cairan lebih cepat daripada kehilangan energi.
Dalam kasus ekstrem ketika seseorang tidak mendapat makanan dan minuman sama sekali, tubuh umumnya hanya mampu bertahan sekitar 8–21 hari sebelum kondisi menjadi fatal.
Baca Juga: Dokter Zaidul Akbar Ungkap Bahaya Memendam Emosi bagi Kesehatan Tubuh
Faktor yang Mempengaruhi Ketahanan Tubuh
Ketahanan manusia tanpa makan dan minum tidak sama pada tiap individu.
Beberapa faktor yang memengaruhi adalah:
• Usia dan kesehatan awal tubuh
• Berat badan dan cadangan lemak
• Suhu lingkungan
• Aktivitas fisik sehari-hari
Orang yang sehat dengan cadangan lemak lebih banyak umumnya bertahan lebih lama dibandingkan yang tubuhnya kurus atau tidak sehat.
Bahaya Dehidrasi dan Starvation
Dehidrasi atau kekurangan air dapat mempercepat kegagalan organ tubuh karena cairan sangat penting untuk fungsi jantung, ginjal, dan otak.
Sementara kelaparan berkepanjangan menyebabkan tubuh memecah jaringan otot untuk energi, termasuk protein yang vital bagi fungsi organ.
Ketahanan manusia tanpa makan dan minum memiliki batas yang berbeda-beda tergantung kondisi tubuh dan lingkungan.
Tubuh biasanya hanya mampu bertahan tanpa minum sekitar 3–4 hari, sedangkan tanpa makan (dengan air) bisa beberapa minggu hingga bulan.
Jika tanpa makan dan tanpa minum sekaligus, tubuh hanya mampu bertahan dalam hitungan hari hingga sekitar tiga minggu terburuknya sebelum kondisi kesehatan memburuk dengan cepat. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni