Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Cara Agar Tidak Bolak-balik ke Toilet Saat Cuaca Dingin di Jawa Timur

Bihan Mokodompit • Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35 WIB
Ilustrasi toilet
Ilustrasi toilet

RADARTUBAN - Cuaca dingin sering membuat kita sering bolak-balik ke toilet, terutama ketika suhu di Jawa Timur turun di malam hari dan pagi hari karena cold diuresis dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil

Apa Itu Cold Diuresis dan Mengapa Kita Sering Buang Air Kecil Saat Dingin

Cold diuresis adalah kondisi ketika tubuh menghasilkan lebih banyak urine saat terpapar suhu dingin.

Dalam kondisi dingin, pembuluh darah di ujung tubuh menyempit untuk mempertahankan panas di organ vital, sehingga darah dialihkan ke bagian inti tubuh sehingga darah yang menuju ginjal meningkat.

Peningkatan aliran darah ke ginjal membuat ginjal menyaring lebih banyak cairan dalam darah sehingga produksi urine meningkat dan frekuensi buang air kecil jadi lebih sering.

Selain itu, suhu dingin dapat menekan hormon antidiuretik (ADH) sehingga tubuh tidak banyak menyerap kembali air dari urine, sehingga urine yang dihasilkan lebih banyak.

Dokter dari AIIMS juga menjelaskan bahwa fenomena ini bukan tanda masalah kesehatan serius tapi respon normal tubuh terhadap dingin.

Tips Agar Tidak Sering Bolak-balik ke Toilet di Cuaca Dingin

1. Pertahankan Suhu Tubuh Tetap Hangat

Tetap hangat membantu mengurangi dampak cold diuresis sehingga frekuensi ke toilet bisa berkurang.

Pakailah pakaian berlapis seperti jaket tebal dan sweater saat berada di luar rumah atau di ruangan ber-AC.

Memakai kaus kaki hangat saat tidur juga membantu menjaga aliran panas tubuh.

2. Kelola Asupan Cairan dengan Bijak

Minumlah air putih cukup sepanjang hari, tetapi kurangi minum 1–2 jam sebelum tidur agar frekuensi buang air kecil di malam hari berkurang.

Hindari minuman berkafein seperti kopi atau teh dalam jumlah besar karena kafein dapat bertindak sebagai diuretik dan membuat Anda lebih sering pipis.

Minuman hangat seperti teh herbal dapat membantu membuat tubuh tetap nyaman tanpa meningkatkan dorongan pipis terlalu cepat.

3. Latihan Otot Dasar Panggul

Melakukan latihan Kegel atau senam panggul secara rutin dapat membantu memperkuat otot kandung kemih dan mengurangi dorongan yang tiba-tiba.

Latihan ini dilakukan dengan menarik otot di sekitar panggul seolah menahan pipis selama beberapa detik, dan diulang beberapa kali setiap hari.

4. Bergerak Secara Teratur

Bergerak seperti berjalan ringan atau peregangan tiap satu jam dapat membantu sirkulasi darah dan mencegah tubuh terlalu merasa dingin.

Bergerak juga membantu mengurangi tekanan pada kandung kemih yang bisa memicu dorongan untuk pipis.

5. Hindari Makanan dan Minuman yang Mengiritasi Kandung Kemih

Makanan pedas atau sangat asam dapat mengiritasi kandung kemih sehingga dorongan pipis terasa lebih sering.

Kurangi konsumsi soda atau minuman bersoda saat cuaca dingin karena kandungan gula dan karbonasi bisa mempercepat sensasi ingin pipis.

Kapan Harus Berkonsultasi ke Dokter

Sering bolak-balik ke toilet adalah hal umum saat cuaca dingin, tetapi jika disertai rasa nyeri, panas saat pipis, darah dalam urine, atau frekuensi yang sangat tinggi hingga mengganggu aktivitas, segera berkonsultasi dengan tenaga medis.

Kondisi ini bisa menjadi tanda infeksi saluran kemih (ISK) atau masalah lain pada kandung kemih yang perlu pemeriksaan lebih lanjut. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#cuaca dingin #sering buang air kecil saat dingin #toilet #cold diuresis #Jawa Timur #ADH