RADARTUBAN - Pepaya adalah salah satu buah tropis dengan kandungan vitamin, serat, serta enzim papain yang sangat berlimpah dan bermanfaat bagi sistem metabolisme.
Namun, di balik tawaran manfaat tersebut, terdapat fakta medis yang menunjukkan bahwa mengonsumsi pepaya bersama dengan jenis makanan tertentu dapat memicu berbagai gangguan kesehatan.
Berdasarkan penjelasan ahli gizi, keberadaan enzim papain dan kadar serat yang tinggi pada pepaya justru yang menjadi pemicu iritasi lambung atau diare jika dikonsumsi dalam jumlah yang melampaui batas normal.
Selain itu, asupan serat yang berlebihan tanpa dibarengi dengan kecukupan air putih justru berisiko menimbulkan masalah sembelit.
Penting bagi kita untuk memahami mengapa konsumsi pepaya yang berlebihan harus diwaspadai.
Para ahli menjelaskan bahwa, mengkonsumsi pepaya dalam dosis besar dapat merusak lapisan pelindung lambung, karena memiliki enzim yang kuat seperti papain.
Mengingat sifat serat yang menyerap cairan tubuh, tubuh yang tidak terhidrasi saat mengonsumsi banyak pepaya akan menyebabkan gangguan buang air besar.
Selain faktor jumlah banyaknya pepaya yang dikonsumsi, interaksi antar makanan juga berperan sangat penting.
Dibawah ini adalah daftar kategori makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi secara bersamaan dengan buah pepaya guna menghindari masalah pencernaan:
1. Buah Jeruk
Mencampur pepaya dengan jeruk adalah hal yang sangat umum diterapkan di sajian salad buah, namun secara medis kombinasi ini tidak disarankan.
Perpaduan antara pepaya dan buah-buahan sitrus yang asam dapat memicu gangguan pencernaan.
Karena kedu buah tersebut sama-sama kaya akan vitamin C, interaksi tersebut sering kali menyebabkan mulas, iritasi pada dinding lambung, hingga kondisi naiknya asam lambung ke kerongkongan.
2. Hidangan Berprotein Tinggi
Pepaya memiliki enzim khusus yang secara alami berfungsi memecah protein.
Jika pepaya dikonsumsi berdampingan dengan sumber protein dalam jumlah besar seperti daging, ikan, atau tahu, kinerja enzim tersebut justru dapat mengacaukan proses alami pencernaan protein yang ada di dalam tubuh.
Sangat dianjurkan untuk memberi jeda waktu antara konsumsi protein hewani atau nabati dengan pepaya.
3. Produk Fermentasi
Para ahli menyarankan agar makanan hasil fermentasi seperti acar atau kimchi tidak dimakan bersamaan dengan pepaya.
Mengingat makanan fermentasi kaya akan probiotik, jika bertemu dengan enzim kuat dari pepaya maka akan berpotensi dapat mengganggu keseimbangan pencernaan atau memicu gangguan gastrointestinal lainnya.
4. Susu dan Segala Produk Olahannya
Menyantap pepaya bersama susu, keju, mentega, atau yogurt dapat memicu reaksi negatif dalam perut.
Hal ini dikarenakan kandungan enzim Papain serta Chymopapain pada pepaya memiliki kemampuan untuk mengentalkan tekstur susu.
Akibatnya, penikmat kombinasi ini sering kali merasakan perut kembung, munculnya gas berlebih, hingga kram perut.
5. Masakan Berbumbu Pedas
Sifat makanan pedas yang secara alami sudah mengiritasi lambung akan semakin memperburuk kondisi jika dipadukan dengan pepaya.
Ahli menjelaskan bahwa perpaduan keduanya mengakibatkan rasa tidak nyaman pada sistem pencernaan dan masalah pada usus.
Kontras antara sifat dingin pepaya dengan panas dari makanan pedas bisa memicu reaksi nyeri ulu hati, kram, atau asam lambung yang naik.
6. Makanan Berlemak
Menggabungkan buah pepaya dengan makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi seperti gorengan, daging berlemak, atau saus berbahan krim dapat menimbulkan rasa begah.
Hal tersebut disebabkan karena pepaya adalah buah rendah lemak, pertemuannya dengan lemak tinggi di sistem pencernaan sering kali berujung pada gangguan metabolisme dan kembung.
7. Telur dalam Kondisi Mentah
Interaksi ini dipandang berisiko oleh para ahli karena telur mentah memiliki potensi membawa bakteri Salmonella, sementara enzim yang terkandung dalam pepaya dianggap tidak dapat berpadu dengan baik dengan unsur pada telur mentah tersebut.
8. Daging Merah
Konsumsi daging merah bersamaan dengan pepaya diketahui dapat menghambat kelancaran proses pencernaan, hal ini berpotensi menimbulkan sensasi tidak nyaman atau rasa berat pada area perut.
9. Makanan yang Mengandung Pati
Bahan makanan bertepung seperti jagung atau kentang sebaiknya tidak dipadukan dengan pepaya.
Karena enzim papain yang dimiliki pepaya akan bekerja dengan efisien tanpa gangguan zat pati yang berat.
Karbohidrat kompleks ini dapat memperlambat laju pencernaan jika ada pepaya, yang kemudian mengakibatkan perut terasa kembung.
10. Keluarga Kol
Sayuran seperti kembang kol dan brokoli memiliki kandungan serat yang sangat tinggi. Jika pepaya dikonsumsi dengan keluarga Kol ini, sering kali menghasilkan produksi gas yang berlebih di dalam perut.
Sumber : https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20260118191232-33-703157/jangan-coba-coba-konsumsi-pepaya-bareng-makanan-ini?mtype=mpc.w.A-boxccxmpcxmp-modelA