RADARTUBAN - Bagi umat Islam di seluruh penjuru dunia, datangnya bulan suci Ramadan adalah salah satu momen yang sangat istimewa dan dinanti-nantikan.
Bulan Ramadhan menawarkan limpahan keberkahan serta pahala yang hanya bisa didapatkan sekali dalam setahun bagi mereka yang menjalankannya.
Selain sebagai bentuk ketakwaan kepada Allah SWT, puasa juga dipandang sebagai metode pembersihan atau reset bagi tubuh manusia.
Hal ini terjadi karena selama satu bulan tersebut, tubuh menjalani pola hidup dan kebiasaan yang berbeda secara signifikan dibandingkan dengan sebelas bulan lainnya dalam setahun.
Bagi individu yang sedang berupaya menjalankan program diet, konsep puasa sebenarnya bukanlah hal yang baru.
Ada beragam metode puasa yang sudah sejak lama dipraktikkan demi mencapai berat badan ideal maupun untuk tujuan kesehatan lainnya.
Apabila Anda berencana untuk memanfaatkan momen Ramadan ini sekaligus untuk menurunkan berat badan, berikut adalah tujuh anjuran diet saat berpuasa yang bisa Anda praktikkan:
1. Konsistensi dalam Menjalankan Sahur
Langkah awal yang sangat krusial dalam diet saat berpuasa adalah memastikan tidak pernah melewatkan waktu sahur.
Jenis makanan yang dikonsumsi pada saat sahur memiliki peranan vital bagi kemampuan tubuh bertahan seharian.
Sangat disarankan untuk memilih asupan yang kaya akan nutrisi dan kandungan bermanfaat lainnya agar tetap memiliki tenaga yang memadai untuk menunjang aktivitas harian hingga waktu berbuka tiba.
2. Mengurangi Konsumsi Minyak dan Gorengan
Tahapan diet selanjutnya adalah membatasi asupan gorengan serta makanan berminyak.
Meskipun makanan tersebut sangat populer di Indonesia, terutama sebagai menu takjil, makanan tersebut perlu dihindari jika kalian ingin menerapkan pola makan bersih (clean eating).
Makanan yang digoreng dapat memicu kenaikan berat badan serta meningkatkan potensi gangguan kesehatan yang serius, seperti penyakit jantung hingga diabetes.
3. Menghindari Asupan Gula Berlebih
Tips ketiga yaitu menjauhi konsumsi makanan atau minuman manis secara berlebihan.
Tidak sedikit orang yang tergoda untuk menyantap makanan penutup atau es yang manis memang sangat besar saat berbuka puasa.
Meski mengonsumsi gula diperbolehkan untuk memulihkan energi, tetapi jumlahnya tetap dalam batas kewajaran agar tidak menggagalkan target penurunan berat badan yang diinginkan.
Baca Juga: Waspada! 6 Makanan ‘Sehat’ Ini Diam-Diam Bisa Gagalkan Diet
4. Mengutamakan Makanan Kaya Serat dan Protein
Memprioritaskan makanan yang mengandung kadar protein serta serat yang tinggi adalah hal yang sangat dianjurkan.
Jenis nutrisi ini sangat efektif, terutama saat sahur, karena mampu memberikan efek kenyang yang lebih lama.
Anda dapat memilih sumber protein dan serat seperti sayur-sayuran, buah-buahan, putih telur, serta ikan-ikanan seperti sarden, tuna, atau salmon.
Mengonsumsi jenis makanan ini saat berbuka juga akan membantu Anda merasa lebih cepat kenyang sehingga mencegah makan berlebihan.
5. Membatasi Konsumsi Makanan Olahan
Langkah kelima adalah mengurangi asupan makanan hasil olahan pabrik yang tidak alami.
Contoh makanan yang perlu dibatasi antara lain adalah sosis, minuman berkarbonasi, makanan beku (frozen food), hingga mi instan.
Walaupun tidak dilarang sepenuhnya, makanan olahan biasanya mengandung kalori, garam, lemak, dan gula yang tinggi. Sebagai gantinya, beralihlah ke sumber makanan alami seperti telur dan daging segar.
6. Menerapkan Pola Makan Perlahan dengan Porsi Terukur
Saran keenam adalah dengan mengonsumsi makanan dalam jumlah sedikit dan dilakukan secara perlahan.
Baik saat bersantap sahur maupun berbuka, hindarilah perilaku makan yang terburu-buru atau langsung menyantap porsi besar hanya karena menuruti rasa lapar.
Dengan mengunyah makanan secara teliti dan perlahan, sinyal kenyang akan lebih cepat sampai ke otak sehingga Anda terhindar dari perilaku makan berlebih yang sering terjadi saat berbuka.
7. Aktif Beraktivitas Fisik
Tips terakhir adalah tetap menjaga tubuh agar aktif bergerak. Menjalankan ibadah puasa bukan menjadi alasan untuk menghentikan seluruh kegiatan fisik selama sebulan penuh.
Anda tetap bisa melakukan rutinitas harian atau olahraga dengan intensitas ringan yang disesuaikan dengan kemampuan fisik Anda.
Hal ini sangat membantu dalam proses pembakaran kalori dan penurunan berat badan.
Dengan menerapkan ketujuh panduan di atas secara disiplin selama bulan Ramadan, Anda berpeluang besar tampil dengan bentuk tubuh yang lebih ideal dan rasa percaya diri yang meningkat saat merayakan Lebaran nanti. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni