Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Indonesia Raja Nanas Dunia, Ini Segudang Manfaatnya untuk Kesehatan

M Robit Bilhaq • Minggu, 12 April 2026 | 18:33 WIB
Nanas tak hanya segar, tapi juga membantu atasi asam urat, peradangan, dan meningkatkan imunitas. (PNGThree)
Nanas tak hanya segar, tapi juga membantu atasi asam urat, peradangan, dan meningkatkan imunitas. (PNGThree)

RADARTUBAN - Indonesia berhasil mengukuhkan posisinya sebagai penghasil buah nanas paling utama di tingkat global, posisi tersebut berhasil melampaui berbagai negara tropis lainnya yang tersebar di wilayah Asia, Amerika Latin, hingga benua Afrika.

Hasil panen nanas di tanah air secara kumulatif, setiap tahun totalnya telah menembus angka di atas 3,2 juta ton.

Pencapaian tersebut menjadikan Indonesia sebagai penguasa pasar internasional dan menjadi bukti nyata kekuatan sektor hortikultura, sekaligus menjadi momentum besar untuk menggalakkan konsumsi buah-buahan bernutrisi di kalangan masyarakat lokal.

Guru Besar dari Fakultas Kedokteran dan Gizi IPB University, Profesor Ahmad Sulaeman menekankan bahwa nanas tidak hanya sekadar buah khas daerah tropis yang menawarkan rasa segar.

Baca Juga: Chip Otak Elon Musk Makin Nyata, 12 Pasien Sudah Bisa Kendalikan Komputer dengan Pikiran

Berdasarkan penjelasannya, tanaman dengan nama ilmiah Ananas comosus ini mengandung banyak khasiat kesehatan yang sayangnya banyak orang masih belum memanfaatkannya secara optimal.

Nanas menyajikan berbagai keunggulan bagi kesehatan, salah satunya yaitu kemampuannya dalam membantu mengatasi masalah asam urat.

Hal ini dikarenakan nanas kaya akan vitamin C yang memiliki khasiat untuk menurunkan konsentrasi asam urat di dalam aliran darah, ditambah dengan kehadiran enzim bromelain yang berfungsi sebagai anti peradangan guna mengurangi rasa sakit pada persendian.

Selain itu, tingginya kadar air dalam buah nanas sangat mendukung kebutuhan hidrasi tubuh dan juga membantu kelancaran proses eliminasi zat asam urat melalui saluran kemih.

Profesor Ahmad juga menjelaskan bahwa limpahan vitamin C yang dimiliki nanas berperan penting dalam memperkuat sistem imunitas tubuh dan bekerja efektif sebagai penangkal radikal bebas atau antioksidan.

Di dalam struktur nutrisi nanas, juga tersimpan berbagai jenis mineral esensial seperti kalium, magnesium, serta potasium yang memiliki andil besar dalam menjaga kestabilan cairan tubuh, mendukung kinerja otot, hingga menjaga kekuatan tulang.
Yang paling menonjol dari buah nanas salah satunya adalah keberadaan enzim bromelin yang sangat terkenal karena sifat antiinflamasinya, sehingga nanas efektif dalam meredakan bengkak serta mempercepat proses penyembuhan setelah mengalami luka atau cedera.

Kandungan bromelin tersebut biasanya juga dikaitkan dengan berbagai manfaat positif bagi mereka yang menderita gangguan pada sendi maupun penyakit asam urat.

Bukan hanya itu, nanas juga dianggap berpotensi menjadi buah yang membantu dalam pengelolaan kadar gula darah melalui sinergi antara serat, antioksidan, serta berbagai senyawa aktif lainnya.

Selain kandungan bromelin, didalam buah nanas juga terkandung bermacam fitokimia, di antaranya adalah senyawa fenolik serta alkaloid.

Walaupun kadar senyawa tersebut porsinya cukup sedikit, hal tersebut akan tetap memberikan dampak yang signifikan terhadap penguatan sistem antioksidan di dalam tubuh.

Baca Juga: Atensi Kasus Andrie Yunus Terus Meluas, BEM Untag Surabaya Sebut Demokrasi Dipreteli

Profesor Ahmad menyampaikan bahwa nanas tidak hanya memiliki prospek cerah sebagai produk ekspor karena ketersediaannya yang melimpah, tetapi nanas dapat menjadi bagian penting dari rencana meningkatkan konsumsi buah-buahan lokal.

Buah nanas dapat dinikmati dalam bentuk potongan segar, diolah menjadi minuman jus, dijadikan bahan pelengkap salad, digunakan sebagai bumbu masakan, hingga dibuat menjadi selai. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#hiltikultura #nanas #indoneisa #asia #ipb