RADARTUBAN - Setelah jam 7 malam banyak orang yang tidak makan karena takut perut buncit atau berat badan naik drastis.
dr. Gabby menjelaskan bahwa anggapan tersebut adalah mitos yang perlu diluruskan melalui pemahaman tentang metabolisme tubuh.
Berikut adalah beberapa hal yang wajib diketahui mengenai kebiasaan makan malam dan dampaknya bagi tubuh.
1. Total Kalori Lebih Penting daripada Jam Makan
Yang menyebabkan kenaikan berat badan faktor utamanya bukanlah waktu makan, tetapi total kalori yang dikonsumsi sepanjang hari dibandingkan aktivitas fisik yang dilakukan.
Baca Juga: Perut Buncit dan Begah? Kenali 5 Makanan Pembersih Usus Alami ala dr. Saddam Ismail
Setelah jam 7 malam tubuh tidak akan berhenti membakar kalori, hanya saja proses metabolisme sedikit lebih lambat karena tubuh mulai bersiap untuk beristirahat.
2. Kebiasaan Buruk di Malam Hari
Masalah sebenarnya bukan terletak pada jam makan, tetapi kebiasaan yang menyertainya.
Dimalam hari, banyak orang cenderung makan porsi besar sambil rebahan, menonton film, atau mengonsumsi camilan manis dan minuman tinggi kalori.
Kombinasi tersebut yang kemudian menyebabkan penumpukan lemak.
3. Tips Makan Malam yang Sehat
Jika lapar di malam hari, Anda tetap boleh makan dengan memperhatikan beberapa panduan dibawah ini.
Membatasi karbohidrat berat dan makanan yang digoreng.
Memilih protein ringan seperti telur rebus, dada ayam, atau tempe.
Menghindari makanan terlalu pedas atau terlalu manis karena dapat mengganggu kenyamanan tidur.
Usahakan waktu makan terakhir dilakukan sekitar 2 hingga 3 jam sebelum tidur agar proses pencernaan lebih optimal.
Kesimpulannya, makan setelah jam 7 malam tidak akan membuat perut buncit asalkan porsinya tetap dijaga dan jenis makanannya tepat.
Keseimbangan antara asupan makanan dan aktivitas harianlah yang menjadi kunci utama kesehatan tubuh. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni