RADARTUBAN - Banyak orang yang mengalami perut sering terasa begah, susah buang air besar, hingga tubuh yang cepat lelah.
Keluhan tersebut bisa jadi sinyal bahwa usus sedang kotor dan penuh dengan sisa makanan yang membusuk.
Penumpukan sisa makanan tersebut tidak hanya menyebabkan perut buncit, tetapi juga memproduksi racun yang dapat menyebar ke seluruh tubuh.
Dokter Saddam Ismail menjelaskan bahwa manusia memiliki usus yang sangat panjang sehingga rentan menjebak kotoran dan lemak jahat.
Untuk membersihkannya secara alami, seseorang perlu asupan makanan tinggi serat yang bermanfaat sebagai "sapu" atau "sikat" bagi dinding usus.
Dibawah ini adalah 5 jenis makanan yang ampuh untuk membersihkan usus kotor:
1. Sayuran hijau
Sayuran hijau seperti bayam dan brokoli mengandung serat tidak larut dalam jumlah besar yang bermanfaat seperti spon atau sikat untuk menggosok dinding usus dari kotoran keras dan lemak.
Selain itu, kandungan klorofilnya membantu menetralkan racun dari bakteri jahat.
2. Apel
Apel mengandung serat larut bernama pektin yang berubah menjadi gel kental saat berada di dalam usus untuk mengikat kolesterol jahat dan racun.
Cara mengonsumsi apel yang disarankan yaitu bersama dengan kulitnya karena bagian kulit apel menyimpan serat tidak larut paling tinggi.
2. Biji Chia
Dua sendok makan biji chia mengandung sekitar 10 gram serat murni.
Biji ini akan mengembang menjadi jeli lembut saat direndam.
Jeli tersebut yang mampu menenangkan peradangan dinding usus sekaligus membantu memadatkan feses agar mudah dikeluarkan.
3. Gandum
Gandum utuh mengandung serat beta-glukan yang memiliki dua fungsi, yaitu memadatkan kotoran dan menjadi makanan bagi bakteri baik.
Bakteri baik yang sehat akan membantu mengusir bakteri jahat penyebab perut kembung.
4. Pepaya
Buah Pepaya memiliki enzim papain yang berfungsi memecah sisa protein sulit cerna agar tidak membusuk di usus.
Kombinasi air dan serat yang tinggi yang dimiliki pepaya dapat melunakkan kotoran keras seketika.
Sebagai poin tambahan yang sangat penting, Dokter Saddam menekankan pentingnya asupan air putih minimal 2 liter sehari.
Tanpa asupan air yang cukup, serat justru akan mengeras dan menyebabkan sembelit parah.
Air putih berperan sebagai pelumas agar kotoran dapat meluncur mulus keluar dari tubuh. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni