Seorang ahli gastroenterologi asal California, Dr. Saurabh Sethi, merekomendasikan tiga jenis makanan yang dinilai baik dikonsumsi pada pagi hari karena bermanfaat bagi kesehatan tubuh dan sistem pencernaan.
Dalam keterangannya yang dikutip dari Hindustan Times pada Minggu (10/5), Dr. Sethi menyebut telur rebus, biji chia, dan yogurt Yunani sebagai pilihan sarapan yang dapat membantu menjaga energi sekaligus mendukung kesehatan usus.
Telur Rebus
Dr. Sethi menjelaskan konsumsi protein di pagi hari penting untuk menjaga rasa kenyang lebih lama dan membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh. Salah satu sumber protein yang direkomendasikan adalah telur rebus.
Menurut dia, telur rebus mengandung protein lengkap yang dapat membantu memperbaiki lapisan usus dan menjaga tubuh tetap ternutrisi. Selain itu, telur juga kaya akan kolin, nutrisi yang berperan dalam pembentukan asetilkolin, neurotransmiter yang penting bagi fungsi memori dan konsentrasi.
Telur rebus juga diketahui mengandung lutein dan zeaxanthin yang baik untuk kesehatan mata, membantu meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL), serta kaya asam amino sulfur yang mendukung kesehatan rambut, kulit, dan kuku.
Untuk mempermudah konsumsi harian, Dr. Sethi menyarankan merebus telur dalam jumlah banyak sekaligus pada akhir pekan.
Biji Chia
Menu sarapan berikutnya yang direkomendasikan adalah biji chia. Makanan ini dikenal tinggi serat larut yang bermanfaat untuk menyehatkan bakteri baik di usus dan membantu menjaga kestabilan gula darah.
Saat direndam, biji chia akan membentuk tekstur seperti gel yang dapat memperlambat penyerapan gula di dalam usus serta mendukung kesehatan mikrobioma. Selain itu, kandungan seratnya juga membantu melancarkan sistem pencernaan.
Dr. Sethi menyarankan biji chia direndam semalaman agar teksturnya lebih lembut dan mudah dicerna tubuh.
Yogurt Yunani
Selain telur dan biji chia, yogurt Yunani juga menjadi pilihan sarapan yang dianjurkan. Yogurt jenis ini memiliki tekstur lebih kental dibanding yogurt biasa karena proses penyaringan airnya, sehingga kandungan proteinnya lebih tinggi.
Menurut Dr. Sethi, yogurt Yunani mengandung kultur hidup yang baik untuk mendukung kesehatan mikrobioma usus. Kandungan proteinnya membantu memberikan rasa kenyang lebih lama, sementara kalsium di dalamnya bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang.
Ia menyarankan memilih yogurt Yunani tawar dengan kandungan lemak penuh dan memastikan terdapat kultur hidup yang tercantum pada label produk.(*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni