RADARTUBAN - Kenapa orang terkena suhu dingin bisa kebelet kencing sering menjadi pertanyaan banyak orang ketika tubuh mendadak ingin buang air kecil saat berada di ruangan ber-AC atau ketika cuaca sedang dingin.
Kondisi ini ternyata bukan sekadar sugesti tubuh akibat suhu dingin yang menusuk kulit.
Secara medis, kondisi tersebut dikenal sebagai cold diuresis, yakni respons alami tubuh ketika berada dalam lingkungan bersuhu rendah.
Fenomena cold diuresis ini merupakan mekanisme biologis yang membantu tubuh menjaga kestabilan suhu inti agar organ-organ vital tetap bekerja optimal.
Para ahli fisiologi menjelaskan bahwa penyebab sering buang air kecil saat cuaca dingin berkaitan erat dengan perubahan aliran darah di dalam tubuh.
Tubuh Bereaksi Saat Menghadapi Suhu Rendah
Ketika terkena suhu dingin, tubuh secara otomatis melakukan penyempitan pembuluh darah di bagian kulit dan ekstremitas.
Proses ini disebut vasokonstriksi.
Tujuan utama mekanisme ini adalah mempertahankan panas agar tidak cepat keluar dari tubuh.
Saat pembuluh darah menyempit, volume darah akan terkonsentrasi menuju organ-organ inti seperti jantung dan paru-paru.
Tubuh membaca kondisi ini sebagai sinyal bahwa cairan di pusat sirkulasi sedang berlebih.
Akibatnya, ginjal menerima perintah untuk membuang kelebihan cairan tersebut melalui urine.
Di sinilah cold diuresis mulai terjadi.
Respons inilah yang menjadi jawaban ilmiah atas pertanyaan kenapa orang terkena suhu dingin bisa kebelet kencing.
Peran Ginjal dalam Proses Cold Diuresis
Ginjal berfungsi sebagai penyaring alami cairan tubuh.
Saat tubuh mendeteksi peningkatan tekanan darah di area pusat akibat suhu dingin, ginjal akan meningkatkan produksi urine.
Hormon antidiuretik yang biasanya membantu tubuh menahan air juga mengalami penurunan produksi.
Penurunan hormon ini mempercepat pengeluaran cairan dari tubuh.
Karena itu, kandung kemih menjadi lebih cepat penuh.
Kondisi tersebut menjelaskan penyebab sering buang air kecil yang muncul tiba-tiba ketika seseorang berada dalam udara dingin.
Fenomena cold diuresis ini normal selama tidak disertai keluhan lain.
Mengapa Saat Dingin Tubuh Jarang Berkeringat
Selain karena kerja ginjal meningkat, penyebab sering buang air kecil juga berkaitan dengan minimnya produksi keringat.
Saat cuaca panas, tubuh membuang cairan lewat pori-pori untuk menurunkan suhu tubuh.
Saat suhu dingin, mekanisme itu tidak terlalu aktif.
Akibatnya, cairan tubuh yang tidak keluar sebagai keringat akan dialihkan melalui urine.
Hal inilah yang memperkuat efek cold diuresis pada tubuh.
Situasi ini semakin terasa jika seseorang banyak minum minuman hangat.
Karena itu, tidak heran jika kenapa orang terkena suhu dingin bisa kebelet kencing menjadi pengalaman umum banyak orang.
Kapan Harus Waspada?
Meski normal, kondisi ini perlu diperhatikan bila terlalu sering terjadi tanpa dipicu suhu dingin.
Jika disertai nyeri saat buang air kecil, anyang-anyangan, atau frekuensi berkemih yang berlebihan sepanjang hari, sebaiknya segera memeriksakan diri.
Gejala tersebut bisa menjadi tanda gangguan kesehatan lain.
Infeksi saluran kemih menjadi salah satu penyebab sering buang air kecil yang cukup umum.
Diabetes juga dapat memicu peningkatan produksi urine.
Namun jika hanya terjadi saat cuaca dingin, kemungkinan besar penyebabnya adalah cold diuresis.
Dengan memahami mekanisme ini, pertanyaan kenapa orang terkena suhu dingin bisa kebelet kencing kini memiliki jawaban ilmiah yang jelas dan mudah dipahami. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni