RADARTUBAN - Memiliki tubuh sehat dengan berat badan ideal tentu menjadi impian banyak orang. Sayangnya, tak sedikit yang salah kaprah dan memilih menahan lapar secara ekstrim demi memangkas lemak di tubuh.
Padahal, proses pembakaran lemak justru bisa dibantu lewat makanan yang tepat dan mudah ditemukan di dapur rumah sehari-hari.
Pakar kesehatan dr. Vika Patricia Damay, AIFO-K atau yang akrab disapa dr. Vika Damay mengungkapkan bahwa ada beberapa jenis makanan harian yang memiliki efek termogenik dan nutrisi khusus.
Baca Juga: Di Balik Candu Mie Level Ini Alasan Otak Ketagihan Pedas Ekstrem dan Bahayanya Bagi Kesehatan
Makanan ini secara alami mampu meningkatkan metabolisme tubuh sehingga membantu proses pembakaran kalori dan lemak menjadi lebih optimal.
Dikutip dari tayangan di kanal YouTube DRV Channel, berikut adalah lima makanan sehari-hari yang efektif membantu proses pembakaran lemak:
Telur Utuh
Telur sering kali dihindari karena kekhawatiran akan kolesterol pada kuningnya. Padahal, telur adalah sumber protein berkualitas tinggi yang membutuhkan energi lebih besar saat dicerna oleh tubuh.
Rasa kenyang yang bertahan lebih lama setelah makan telur juga sangat efektif menekan keinginan mengemil makanan tinggi kalori.
Ikan Berlemak (Salmon, Kembung, atau Sardin)
Kandungan asam lemak omega-3 yang melimpah pada ikan-ikan ini berfungsi meredakan peradangan di dalam tubuh sekaligus membantu menurunkan hormon stres (kortisol). Hormon kortisol yang terkontrol akan mencegah penumpukan lemak berlebih, terutama di area perut.
Cabai (Kapsaisin)
Kandungan zat kapsaisin pada cabai tidak hanya memberikan rasa pedas yang menggugah selera, tetapi juga mampu meningkatkan suhu tubuh sesaat.
Efek panas ini memicu metabolisme untuk bekerja lebih cepat dan membakar kalori ekstra. Namun, konsumsinya tetap harus dibatasi agar tidak menimbulkan iritasi pada lambung.
Teh Hijau
Minuman yang satu ini kaya akan antioksidan jenis epigallocatechin gallate (EGCG) serta kafein alami. Kombinasi kedua zat ini terbukti secara klinis dapat mempercepat proses pemecahan asam lemak di dalam tubuh, terutama jika dikonsumsi sebelum beraktivitas fisik atau berolahraga.
Alpukat
Buah yang satu ini kaya akan lemak sehat jenis monounsaturated fatty acids (MUFA) dan tinggi serat.
Kandungan lemak baik pada alpukat bantu memberi sinyal kenyang lebih lama ke otak sekaligus menjaga sensitivitas insulin, sehingga tubuh lebih efisien dalam menggunakan simpanan lemak sebagai sumber energi.
Dokter Vika menekankan bahwa kelima makanan ini bukan penentu tunggal dalam menurunkan berat badan.
Makanan-makanan tersebut berperan sebagai penunjang yang akan bekerja maksimal jika diimbangi dengan pola makan bergizi seimbang, tidur yang cukup, serta olahraga teratur.(*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni