RADARTUBAN - Kota Tuban dikenal memiliki kekayaan alam yang subur dan potensial, di mana berbagai tanaman liar maupun tanaman pekarangan seperti akar alang-alang, daun kumis kucing, dan daun sereh dapat tumbuh dengan subur dan mudah ditemui.
Di balik tampilannya yang sederhana, ketiga tanaman ini menyimpan khasiat luar biasa bagi kesehatan, khususnya sebagai ramuan herbal tradisional untuk membantu meluruhkan dan mengatasi batu ginjal.
Berdasarkan penjelasan ahli herbal medik, dr. Sri Rezeki Endang, M.Herb., dalam program Hidup Sehat tvOne, kombinasi bahan-bahan alami ini memiliki peran penting dan saling melengkapi dalam mengatasi gangguan saluran kemih:
Daun Sereh: Berfungsi sebagai analgetik alami untuk membantu meredakan rasa nyeri atau sakit di area pinggang maupun saat buang air kecil.
Baca Juga: 7 Manfaat Pisang untuk Kesehatan, dari Menjaga Jantung hingga Mendukung Pencernaan
Akar Alang-Alang: Berkhasiat sebagai agen diuretik yang kuat untuk melancarkan buang air kecil serta membantu menghancurkan batu di saluran kencing.
Daun dan Batang Kumis Kucing: Kaya kandungan kalium yang bekerja efektif membantu menghancurkan batu ginjal serta melancarkan saluran kemih.
Cara Meracik Ramuan Herbal:
1. Siapkan masing-masing bahan (seperti daun sereh, akar alang-alang kering/simplisia, serta batang dan daun kumis kucing) sebanyak kurang lebih 50 gram.
2. Masukkan bahan-bahan tersebut ke dalam air yang sedang mendidih.
3. Rendam dan tutup rebusan tersebut selama kurang lebih 15 menit hingga airnya berubah warna menjadi agak kecoklatan.
4. Tuang ke dalam gelas. Agar terasa lebih nikmat dan segar, Anda bisa menambahkan sedikit madu murni serta perasan air lemon.
Ramuan herbal ini aman dikonsumsi secara rutin sebanyak dua kali sehari minimal selama dua minggu untuk membantu mengurangi ukuran batu ginjal secara perlahan (efektif untuk ukuran batu sekitar 1 cm).
Bagi masyarakat Tuban yang melimpah tanaman ini di sekitar lingkungan, pemanfaatan obat tradisional ini bisa menjadi langkah preventif dan alternatif yang ekonomis.
Meski demikian, tetap disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter dan menjaga pola hidup sehat dengan memperbanyak konsumsi air putih. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni