RADARTUBAN - Tomat bukan hanya bahan pelengkap masakan. Buah berwarna merah ini mengandung likopen, kalium, dan senyawa bioaktif yang disebut dapat membantu menjaga kesehatan pembuluh darah serta mendukung kesehatan jantung.
Dalam tayangan edukasi kesehatan di kanal YouTube Dokter Fery TV, dr. Fery Juliawan menjelaskan bahwa kandungan antioksidan likopen dalam tomat berperan penting bagi tubuh.
Baca Juga: Disebut Superfood Lokal, Ini Manfaat Daun Kelor dan Cara Konsumsinya Menurut Dr. Sadam Ismail
Kandungan tersebut disebut dapat membantu mencegah penumpukan plak kolesterol dan menjaga kelenturan pembuluh darah.
"Supaya likopennya keluar maksimal dan gampang diserap tubuh, tomat harus dimasak sebentar dan digabung dengan lemak sehat," ujar dr. Fery Juliawan.
Kandungan Tomat untuk Kesehatan Pembuluh Darah
Manfaat tomat bagi kesehatan jantung juga dikaitkan dengan sejumlah penelitian medis internasional.
Salah satunya penelitian yang dimuat dalam European Journal of Nutrition yang menunjukkan konsumsi ekstrak tomat kaya likopen dapat membantu merelaksasi pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah sistolik maupun diastolik.
Penelitian dari Rowett Research Institute di Skotlandia juga menemukan, bahwa bagian gel berwarna kuning di sekitar biji tomat mengandung senyawa alami yang disebut dapat membantu mencegah penggumpalan sel darah merah.
Untuk memperoleh kandungan nutrisi secara optimal, pengolahan tomat perlu dilakukan dengan cara yang tepat.
Dua buah tomat matang beserta bijinya dan satu siung bawang putih yang sudah digeprek dapat dikukus atau direbus sebentar selama tiga hingga lima menit.
Setelah itu, bahan tersebut dihaluskan menggunakan blender.
Campurkan satu sendok teh minyak zaitun murni yang disebut membantu proses penyerapan likopen di dalam usus.
Minuman herbal pendamping tersebut dapat dikonsumsi satu kali sehari secara rutin setelah sarapan atau pada sore hari.
Namun, olahan bahan pangan seperti ini tetap tidak menggantikan pemeriksaan maupun pengobatan medis bagi orang yang memiliki penyakit atau faktor risiko jantung.
Pola Makan Seimbang Tetap Penting
Pemahaman mengenai cara mengolah bahan pangan alami secara tepat diharapkan dapat membantu masyarakat menerapkan pola hidup sehat di rumah.
Menjaga pola makan seimbang sejak dini juga menjadi bagian penting dalam memelihara kesehatan tubuh.
Dengan menerapkan pola hidup sehat dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, risiko penyakit jantung dan stroke dapat dikelola dengan lebih baik sehingga kualitas hidup tetap terjaga. (*)
Editor : Shafa Dina Hayuning Mentari