Bolehkah Penderita Asam Lambung dan GERD Makan Cokelat? Ini Penjelasan dr. Saddam Ismail

Nadiyatul Ul Ya • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 14:26 WIB
Penderita GERD tidak selalu harus menghindari cokelat. (Radar Malang)
Penderita GERD tidak selalu harus menghindari cokelat. (Radar Malang)

RADARTUBAN— Makanan manis seperti cokelat sering kali menjadi momok bagi penderita gangguan lambung. Banyak yang mengira penderita asam lambung atau GERD dilarang keras mengonsumsinya. 

Padahal, dengan mengetahui batas toleransi tubuh dan jenis olahannya, penderita tetap dapat menikmati cokelat tanpa harus memicu sensasi terbakar (heartburn) di dada.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh praktisi kesehatan, dr. Saddam Ismail, melalui kanal YouTube pribadinya dalam sebuah edukasi kesehatan mengenai hubungan antara konsumsi cokelat dan naiknya asam lambung.

Secara medis, cokelat memang memiliki potensi untuk memicu cairan asam lambung naik kembali ke kerongkongan (esophagus). 

Baca Juga: Tips Sahur Anti Asam Lambung ala dr. Zaidul Akbar, Cocok untuk Ramadan

Hal ini dikarenakan kandungan tertentu dalam cokelat dapat mengendurkan otot sfingter esofagus bagian bawah katup yang bertugas menahan asam lambung agar tidak naik. 

Kendati demikian, bukan berarti penderita asam lambung harus menghindari cokelat secara mutlak.

Jenis coklat yang baik dan tidak baik untuk dikonsumsi penderita GERD:

Tidak Baik : Cokelat susu (milk chocolate), cokelat putih (white chocolate), dan cokelat dengan isian manis/krim karena tinggi gula dan lemak yang memicu asam lambung.

Lebih Baik: Dark chocolate (kadar kakao minimal 70% ke atas) karena lebih sedikit gula dan lemak, namun tetap harus dibatasi porsinya

"Banyak orang mengira penderita asam lambung dilarang keras memakan cokelat. Cokelat memang bisa memicu cairan asam lambung naik ke kerongkongan. Pelajari cara aman makan cokelat tanpa memicu sensasi terbakar di dada Anda." ungkap dr. Saddam Ismail

Dalam praktiknya, tingkat toleransi setiap individu terhadap makanan berbeda-beda.

Penderita GERD disarankan untuk mengenali batas tubuhnya masing-masing, memahami efek dari berbagai jenis cokelat yang dikonsumsi, serta memperhatikan porsi agar tidak memicu kekambuhan gejala. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
asam lambung coklat gerd