Bukan Sekadar Pelengkap Makanan, Daun Kucai Punya Senyawa yang Berpotensi Menjaga Jantung

Salsa Mardhotun Nafisah • Dipublikasikan Rabu, 14 Oktober 2026 | 17:58 WIB
Ilustrasi minuman herbal yang terbuat dari cincangan daun kucai dan irisan bawang putih. (Radar Tuban/ AI)
Ilustrasi minuman herbal yang terbuat dari cincangan daun kucai dan irisan bawang putih. (Radar Tuban/ AI)

RADARTUBAN - Daun kucai yang biasa digunakan sebagai pelengkap makanan memiliki sejumlah senyawa alami yang berpotensi mendukung kesehatan jantung.

Meski demikian, klaim bahwa tanaman ini mampu membersihkan plak pada pembuluh darah belum didukung bukti ilmiah yang cukup.

Potensi tersebut dibahas dr. Fery Juliawan melalui video di kanal YouTube miliknya Dokter Fery TV. 

Baca Juga: Daun Ungu Dipercaya Bantu Atasi Wasir, Ini Kandungan dan Manfaat Herbal yang Perlu Diketahui

Dia menjelaskan kandungan senyawa dalam daun kucai yang menjadi perhatian karena aktivitas antioksidan dan kemungkinan manfaatnya bagi kesehatan kardiovaskular.

“Banyak yang mengira kucai itu sama seperti daun bawang. Padahal beda banget, Teman-teman,” ujar dr. Fery.

Daun kucai termasuk kelompok tanaman genus Allium, yang juga mencakup bawang putih dan bawang merah.

Beberapa senyawa yang menjadi perhatian dalam kelompok tanaman ini antara lain alisin, senyawa organosulfur, flavonoid, dan kuersetin.

Senyawa tersebut dikaitkan dengan aktivitas antioksidan serta potensi pengaruh terhadap sejumlah faktor risiko penyakit kardiovaskular.

Namun, manfaat yang ditemukan pada satu jenis tanaman tidak serta-merta berlaku sama pada jenis lainnya.

Kandungan Daun Kucai dan Kaitannya dengan Plak Pembuluh Darah

Plak pembuluh darah berkaitan dengan aterosklerosis, yakni kondisi ketika lemak, kolesterol, dan zat lain menumpuk pada dinding arteri.

Seiring waktu, penumpukan tersebut dapat mempersempit pembuluh darah dan menghambat aliran darah.

Jika terjadi pada pembuluh darah yang memasok jantung atau otak, aterosklerosis dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

Penelitian terhadap tanaman genus Allium menunjukkan adanya potensi manfaat bagi kesehatan kardiovaskular, termasuk kemungkinan pengaruh terhadap kadar kolesterol dan tekanan darah.

Namun, bukti mengenai bawang putih atau tanaman Allium lainnya tidak dapat langsung dijadikan dasar untuk menyimpulkan bahwa daun kucai mampu menghilangkan plak.

Tinjauan ilmiah Cochrane mengenai konsumsi bawang putih pada penderita hipertensi menemukan kemungkinan adanya penurunan tekanan darah.

Meski begitu, bukti yang tersedia belum cukup untuk memastikan bahwa konsumsi bawang putih dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

Dengan demikian, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk mengetahui manfaat daun kucai secara khusus, termasuk efektivitas dan keamanannya jika dikonsumsi untuk tujuan kesehatan tertentu.

Resep Seduhan Daun Kucai dan Hal yang Perlu Diperhatikan

Dalam videonya, dr. Fery juga membagikan cara membuat seduhan herbal berbahan daun kucai dan bawang putih. Berikut bahan yang digunakan:

Cara membuatnya cukup sederhana. Cincang daun kucai, kemudian masukkan ke dalam gelas bersama bawang putih yang telah diiris.

Tuangkan air hangat dan diamkan selama lima hingga tujuh menit. Setelah itu, saring seduhan sebelum dikonsumsi.

Fery mengingatkan bahwa konsumsi herbal perlu diimbangi dengan kebiasaan hidup sehat, seperti menjaga pola makan dan rutin berolahraga.

“Herbal itu sifatnya mendukung gaya hidup sehat. Jangan lupa tetap jaga pola makan, kurangi gorengan, dan rutin berolahraga,” jelasnya.

Meski dapat dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan, seduhan daun kucai belum terbukti mampu membersihkan plak atau mengatasi sumbatan pembuluh darah.

Minuman herbal juga tidak boleh menggantikan obat yang diresepkan dokter.

Untuk menjaga kesehatan jantung, masyarakat tetap perlu menerapkan pola makan seimbang, melakukan aktivitas fisik secara teratur, memantau tekanan darah dan kadar kolesterol, serta menjalani pemeriksaan kesehatan sesuai kebutuhan.

Jika memiliki penyakit kardiovaskular atau sedang mengonsumsi obat tertentu, konsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan sebelum menggunakan herbal sebagai pendamping pengobatan. (*)

Editor : Shafa Dina Hayuning Mentari
daun kucai Senyawa jantung pembuluh darah kardiovaskular