Punya Lambung Sensitif? Perhatikan Waktu dan Cara Minum Kopi yang Tepat

Sita Devi Alfiyah • Dipublikasikan Kamis, 5 November 2026 | 07:19 WIB
Seseorang sedang menikmati secangkir kopi. (unsplash.com/@pkripperprivate)
Seseorang sedang menikmati secangkir kopi. (unsplash.com/@pkripperprivate)

RADARTUBAN - Minum kopi segera setelah bangun tidur, terutama saat perut kosong, disebut dapat memicu sejumlah keluhan seperti asam lambung naik, jantung berdebar, hingga gangguan energi pada sore hari.

Karena itu, waktu dan cara mengonsumsi kopi perlu diperhatikan agar kafein tidak mengganggu kondisi tubuh.

Dalam video edukasi di kanal CariTau, kebiasaan minum kopi pada pagi hari dibahas dari sisi kondisi biologis tubuh.

Setelah tidur semalaman, tubuh berada dalam kondisi kekurangan cairan ringan, sedangkan lambung belum menerima makanan.

Baca Juga: Mengenal Fenomena Lipstick Effect: Saat Secangkir Kopi Jadi Hiburan di Tengah Tekanan Ekonomi

Konsumsi kopi hitam ketika perut kosong dinilai dapat meningkatkan risiko munculnya keluhan pada lambung. Kandungan kafein juga dapat membuat sebagian orang mengalami jantung berdebar, rasa cemas, atau penurunan energi setelah efek kafein berkurang.

Waktu konsumsi kopi juga dikaitkan dengan siklus hormon kortisol. Hormon yang berperan dalam menjaga energi dan kewaspadaan tersebut secara alami berada pada tingkat tinggi di pagi hari.

Dalam tayangan tersebut disebutkan, kadar kortisol berada pada titik tinggi sekitar pukul 08.00 hingga 09.00.

Kondisi ini membuat konsumsi kafein pada waktu tersebut dinilai kurang ideal karena tubuh sebenarnya sudah memiliki mekanisme alami untuk meningkatkan kewaspadaan.

Kafein bekerja dengan memengaruhi reseptor adenosin di otak yang berkaitan dengan rasa kantuk. Karena itu, waktu konsumsi kopi disarankan menyesuaikan dengan kondisi alami tubuh.

Jendela konsumsi kopi pada pagi hari dalam tayangan tersebut disarankan mulai sekitar pukul 09.30 hingga 11.30. Sementara itu, waktu siang dapat dimanfaatkan sekitar pukul 13.30 hingga 15.00 untuk membantu mengatasi rasa kantuk setelah makan siang.

Namun, konsumsi kafein sebaiknya tidak dilakukan terlalu sore. Pukul 15.00 disebut sebagai batas akhir konsumsi atau setidaknya enam jam sebelum waktu tidur. Tujuannya untuk mengurangi kemungkinan kafein mengganggu kualitas tidur.

Bagi orang yang memiliki lambung sensitif, cara mengonsumsi kopi juga menjadi perhatian. Langkah pertama yang dianjurkan adalah memenuhi kebutuhan cairan setelah bangun tidur.

"Minum air putih dulu aturan air putih terlebih dahulu ini mutlak dan enggak bisa ditawar sama sekali apalagi buat kalian yang perutnya rewel atau lambungnya sensitif," sebagaimana dijelaskan dalam tayangan tersebut.

Baca Juga: Minum Kopi Saat Siang Bikin Kualitas Tidur Menurun, Ini Penjelasan Pakar Sleep Coach Bisal Dasani

Air putih dikonsumsi terlebih dahulu untuk membantu mengembalikan cairan tubuh setelah tidur semalaman. Setelah itu, penikmat kopi disarankan memberikan jeda sekitar 90 menit sebelum mengonsumsi kopi hitam.

Selain berkaitan dengan aktivitas harian, kopi hitam juga dapat dikonsumsi sebelum berolahraga. Dalam tayangan tersebut, konsumsi kopi sekitar 30 hingga 60 menit sebelum olahraga disebut dapat membantu meningkatkan stamina dan mendukung proses pembakaran lemak.

Meski memiliki sejumlah manfaat, asupan kafein tetap perlu dibatasi. Berdasarkan literatur nutrisi yang disebut dalam tayangan tersebut, batas konsumsi kafein bagi orang dewasa sehat adalah maksimal 400 miligram per hari atau sekitar tiga cangkir standar kopi hitam.

Konsumsi kafein melebihi batas tersebut disebut dapat meningkatkan risiko sejumlah keluhan, seperti gangguan pencernaan, kecemasan, dan insomnia.

Karena itu, waktu minum, kondisi lambung, serta jumlah kopi yang dikonsumsi perlu diperhatikan agar kebiasaan minum kopi tidak justru mengganggu kesehatan. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
asam lambung Minum Kopi kafein perut kosong